Suara.com - Untuk memastikan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN - KIS) tetap aktif, peserta wajib membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya, baik melalui bank maupun channel-channel pembayaran yang telah ditentukan.
Krisna (30), peserta JKN dari segmen PBPU menceritakan, untuk membayar iuran JKN setiap bulannya, ia memilih menggunakan autodebit, karena tanpa harus repot-repot melakukan pembayaran. Iuran langsung dipotong dari saldo tabungan setiap bulannya.
“Sebelum menggunakan autodebit, setiap bulan, saya membayar melalui tempat-tempat pembayaran dekat rumah. Tapi kadang-kadang waktu sibuk jadi sering lupa, akhirnya bulan depannya bayar dua bulan sekaligus ya lumayan kerasa," ungkapnya, Rabu (28/7/2021).
Krisna menceritakan, pernah menunggak beberapa bulan karena lupa membayar iuran, kemudian ia mendatangi kantor BPJS Kesehatan untuk menanyakan jumlah iuran yang belum dibayar. Dari petugas ia memperoleh informasi tentang auotdebit.
“Waktu itu saya lupa beberapa bulan, kemudian saya datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk menanyakan jumlah tunggakan iuran. Oleh petugas diinfokan, saat ini peserta mandiri wajib pakai autodebit. Saya pikir ada benarnya juga, daripada sering lupa bayar,” ujar Krisna.
Menurutnya, pengurusan autodebit cukup mudah, apalagi jika bank di tempat menabungnya sudah kerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga tidak perlu membuat rekening tabungan yang baru, cukup dengan melengkapi berkas persyaratannya saja.
“Waktu itu saya nggak mau menunda-nunda lagi, langsung saya urus ke bank bawa syarat-syarat yang sudah dijelaskan petugas. Alhamdulillah, rekening bank yang saya miliki, masuk salah satu bank yang kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Jadi nggak perlu buka rekening baru, prosesnya juga mudah,” terangnya.
Dengan menggunakan pembayaran melalui autodebit, ia mengaku tidak perlu khawatir lupa bayar iuran lagi. Dan yang paling penting, kartunya akan selalu aktif, saat sewaktu-waktu digunakan untuk berobat, karena sakit bisa datang kapan saja.
“Menurut saya, pembayaran iuran menggunakan autodebit sudah tepat, karena iuran sudah otomatis terpotong dari tabungan, sehingga tidak perlu khawatir lagi lupa bayar dan yang penting kartu akan selalu aktif saat sewaktu-waktu digunakan untuk berobat,” terangnya
Baca Juga: Cara Cek Tagihan BPJS Lewat Aplikasi JKN Mobile
Krisna mengajak peserta JKN yang belum menggunakan autodebit, agar memanfaatkan fasilitas yang telah sediakan oleh BPJS Kesehatan untuk membayar iuran, karena dengan membayar iuran tepat waktu dapat membantu peserta lain yang sedang sakit.
“Mari kita manfaat pembayaran iuran dengan autodebit, karena sudah menjadi kewajiban sebagai peserta untuk membayar iuran tepat waktu, dengan membayar iuran tepat waktu selain kartu tetap aktif kita juga dapat membantu sesama yang sedang sakit,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Amat dan Keluarga Merasakan Benar Proteksi Nyata JKN - KIS
-
Warga Kabupaten Banggai Ini Menyebut Besarnya Manfaat JKN-KIS Tidak Sebanding dengan Iuran
-
Berkat JKN-KIS, Pensiunan PNS Ini Jalani Masa Pensiun dengan Tenang
-
Maharani: Terima Kasih Pemerintah dan OrangOrang Baik yang Taat Bayar Iuran JKN
-
Dorong Vaksinasi Covid-19 Prolanis, Pemprov Jateng Gandeng BPJS Kesehatan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T
-
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen
-
Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya
-
Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong
-
IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600
-
Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi
-
Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan
-
Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya
-
Rekor Buruk Rupiah Hari Ini
-
Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat