Suara.com - Istilah black card belakangan viral sejak muncul di media sosial Tiktok. Walau sudah diluncurkan sejak 1999, black card belum begitu populer di Indonesia. Lalu apa itu black card?
Black Card adalah kartu kredit yang sangat eksklusif dan hanya diterbitkan untuk kalangan elit atau kaum tajir. Menurut Bankrate, pemilik black card biasanya merupakan pengusaha papan atas dan eksekutif perusahaan-perusahaan global.
Bagi anda yang ingin mendapatkan black card seperti setidaknya harus menghabiskan belanja pribadi sebesar rata-rata 500.000 dolar AS atau Rp 7,24 miliar per tahun.
Selain itu, seorang bisa mendapatkan black card apabila mau mendepositokan sejumlah uangnya.
Pemegang black card diundang secara khusus karena memiliki pengaruh finansial yang besar. Kebanyakan mereka adalah orang-orang yang menyimpan uang di penerbit atau berinvestasi di lembaga keuangan.
Meski demikian, lembaga Keuangan juga tidak pernah merilis informasi resmi prosedur mendapatkan kartu ini.
Uniknya, black card bisa digunakan untuk mengakses fasilitas mewah seperti ruang tunggu eksklusif di bandara, restoran bintang lima, diskon belanja, hingga pengumpulan poin lebih cepat dibandingkan kartu kredit kelas premium.
Ada beberapa jenis black card yang beredar di pasaran. Namun black card milik American Express atau Centurion Card adalah black card termahal.
Kartu terbitan American Express ini banyak dimiliki miliarder di Amerika Serikat. Black card lainnya yang cukup populer adalah Chase Sapphire Reserve dari JP Morgan.
Baca Juga: Ibu Sesenggukan Usai Dapat Kabar Anaknya Meninggal, Tindakan Kru Kereta Api Bikin Terenyuh
Kendati disebut black card, kartu ini tidak mesti berwarna hitam. Banyak juga lembaga-lembaga keuangan yang menerbitkan black card dengan warna lain seperti putih dan emas.
Pemegang black card wajib membayar biaya keanggotaan tahunan. Situs Value Penguin melaporkan, JP Morgan mewajibkan pemegang black card dari perusahaannya membayar 595 dolar AS per tahun.
Sementara itu, pemegang black card Amex Centurion yang juga diterbitkan American Express dilaporkan mengenakan biaya tahunan sebesar USD5.000.
Situs Cntraveler.com menyebut, sejumlah selebritis papan atas Hollywood mengantongi black card secara eksklusif. Beberapa diantaranya Byonce, Oprah Winfrey, dan Jerry Seinfeld. Ketiga pesohor itu diketahui bisa memutar uang senilai USD850.000 untuk kebutuhan belanja dan investasi.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Viral Kamar Hotel Pemandangannya Bikin Syok, Publik: Pelaku Maksiat Langsung Ingat Akhirat
-
5 Viral: Wanita Petik Tanaman Liar di Parkiran Pasar, Suami Ngomel Lihat Masakan Istri
-
Viral Seekor Kucing Punya Kamar Estetik Penuh Fasilitas, Warganet Dibuat Melongo
-
Konten Video Game Makin Tenar di TikTok, Wujud Nyata Perkembangan e-Sports
-
Konten Gaming Kian Populer di TikTok
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan