Suara.com - Perusahaan bursa derivatif kripto terkemuka, Bityard membuka lowongan kerja atau mitra global dengan tawaran keuntungan hingga 2500 USDT atau Rp20 jutaan per bulan. Tawaran kerja sama ini seiring dengan pertumbuhan mereka yang cepat.
Pengguna Bityard terus mengalami peningkatan yang membuat bursa ini butuh dukungan lebih untuk membantu melayani dengan lebih baik.
Sekadar informasi, Bityard adalah bursa derivatif kripto yang didirikan pada akhir tahun 2019 dan berkantor pusat di Singapura dan sudah terkemuka secara global.
Meski demikian, untuk menjadi mitra Bityard, anda harus memenuhi kriteria yang cukup tinggi. Menurut informasi resmi dari Bityard, kandidat perlu dikenal di industri blockchain dan memiliki komunitas dengan anggota yang aktif.
Selain itu, kandidat harus sudah pernah menjadi mitra atau agen dari bursa lain, serta rutin melakukan kegiatan trading di bursa lain.
Kandidat juga diharapkan seorang yang menggemari dan berpengalaman di blockhain, serta punya cukup waktu luang, aktif dan antusias.
Jika dirasa sudah sesuai dengan persyaratan yang diminta, maka kandidat dapat langsung mengisi formulis pendaftaran di sini.
Pemberitahuan setelah peninjauan paling lambat 2 hari, yang akan dikirimkan melalui email atau TG kandidat.
Baca Juga: Mau Lulus SKD CPNS 2021 Simak Tips Ini, Agar Lancar Menjawab Soal CPNS
Berita Terkait
-
WikiBit, Website Panduan Lengkap Untuk Investor Kripto dan Bitcoin Bagi Pemula
-
Kemenkeu Buka Lowongan Kerja 110 Formasi di 31 Provinsi
-
Harga Bitcoin Menguat Signifikan, Efek Borongan Investor Amerika Serikat
-
Bursa Kripto Zipmex Dapat Suntikan Dana Rp584,9 Milyar, Makin Menarik di Mata Investor?
-
3 Lowongan Kerja BUMN untuk Lulusan S1 dan D3 Pekan Ini, Ada yang untuk Segala Jurusan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan