Suara.com - Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan sumber daya manusia yang unggul adalah kunci utama pengembangan destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
"Oleh karena itu peran gereja sangat penting untuk mendisiplinkan masyarakat agar kita bisa berkarya," ungkap Menko Luhut, Senin (7//9/2021).
Ia menyebut, pengembangan pariwisata harus dimulai dari perbaikan pada sumber daya manusia (SDM) itu sendiri.
Dia menilai hal yang diperlukan untuk mewujudkan SDM yang unggul dan kompeten adalah sinergitas semua pihak. Sehingga kolaborasi Kemenparekraf, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, dan Keuskupan Ruteng menjadi penting untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai tujuan destinasi yang berkualitas.
Menurutnya, Labuan Bajo harus dipersiapkan sebagai destinasi berkualitas dan berkelanjutan terutama untuk menyambut beberapa kegiatan internasional yang akan digelar nanti.
Luhut terus mendesak pemerintah provinsi dan kabupaten agar melakukan berbagai inovasi pembangunan daerah. Program-program harus terus dikawal dan bekerja dengan cepat.
Dia berharap Keuskupan Ruteng dapat menjadi mitra strategis dalam berkomunikasi dan memperkuat komitmen merawat kebangsaan di tengah masyarakat. Salah satunya ialah komunikasi untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo.
Dia meminta gereja bisa terus menyampaikan pesan-pesan disiplin terhadap protokol kesehatan COVID-19 dan pembangunan. Jika masyarakat disiplin, maka pariwisata super prioritas dan berkelanjutan di Labuan Bajo akan terjadi.
Luhut juga menegaskan bahwa komitmen nyata berbagai pihak adalah kunci keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, semua pihak harus bahu-membahu dan bekerja sama menyukseskan pembangunan di Indonesia.
Baca Juga: Kasus Baru Covid-19 Jogja Turun Signifikan, Pemkot Sebut 93 Persen RT Masuk Zona Hijau
Berita Terkait
-
Wamenkes: Covid-19 Varian Mu Belum Terdeteksi di Indonesia
-
Penyebaran Covid-19 Melandai, Wamenkes: Hati-Hati Usai Masa Liburan
-
Kasus Covid-19 Indonesia Turun Saat Negara Tetangga Sedang Alami Eskalasi
-
Jokowi: Covid-19 Tak Mungkin Hilang Total, Tapi Bisa Dikendalikan
-
Terdeteksi PeduliLindungi, Ribuan Masyarakat Terpapar Covid-19 dan Masih Berkeliaran
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif