Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada Semester I ini mencapai 720%. Sedangkan, pertumbuhan Ebitda Pos Indonesia pada periode yang sama mencapai 81%.
Seperti dikutip dalam keterangan tertulis perseroan, hasil pertumbuhan laba bersih Pos Indonesia berkat transformasi yang dilakukan oleh direksi baru. Terdapat tujuh transformasi yang dilakukan Pos Indonesia.
Pertama, Business Transformation, diantaranya adalah integrasi financial platform dengan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) yaitu standarisasi pembayaran menggunakan metode QR code agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
Kemudian, kedua Product & Channel Transfromation, memperkenalkan kepada masyarakat dan pelanggan tentang layanan Pos melalui mobile apps baik untuk layanan jasa kurir dan juga untuk layanan jasa keuangan inklusi.
"Ketiga, proses Transformation, dengan melakukan simplifikasi proses operasi melalui digitalisasi New IPOS. Keempat, Technology Transformation, berupa digitalisasi dan otomatisasi administrasi perkantoran (e-Office), dimana saat ini kita telah menggunakan Nota Dinas Elektronik sebagai pengganti surat menyurat fisik yang lebih mempercepat proses penyampaian informasi, simple, dan efisien," tulis manajemen yang dikutip, Senin (13/9/2021).
Selanjutnya, kelima Human Resourch Transformation, dengan menerapkan New Performance Management System yang memberikan penilaian kepada karyawan yang terintegrasi dengan bisnis sehingga penilaian diberikan berbasis kinerja, transparan dan terbuka.
Keenam, Organization Transformation, dengan melakukan restrukturisasi Regional dan UPT dengan pertimbangan kebutuhan bisnis yang membutuhkan percepatan dalam pengambilan keputusan untuk memenangkan persaingan.
Lalu, ketujuh Culture Transformation, bahwa Budaya Perusahaan adalah cerminan perilaku karyawan dan citra Perusahaan baik di lingkungan internal maupun eksternal Perusahaan yang dirumuskan dalam akronim AKHLAK yang merupakah singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
"Ketujuh program transformasi ini secara bertahap telah menampakkan hasil. Poin Product & Channel Transformation yang langsung dirasakan oleh Customer ini dibuktikan dengan diluncurkannya dua aplikasi mobile yaitu PosPay untuk Layanan Keuangan dan PosAja untuk layanan Kurir," tulis Manajemen Pos Indonesia lagi.
Baca Juga: Erick Thohir Dorong PT Pos Perhatikan Program Keberlanjutan Lawan Krisis Akibat Wabah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga