Begitu juga untuk inisiasi TPST Bessai Berinta, Pupuk Kaltim bekerjasama dengan Pemkot Bontang menyediakan wadah pemilahan untuk mengurangi volume sampah setiap hari.
Inisiatif ini diperkuat dengan program Black Soldier Fly (BSF), sebagai inovasi pengelolaan sampah sisa makanan, guna menjawab kondisi produksi sampah di Kota Bontang yang mencapai 80-85 ton per hari.
Pengembangan TPST Bessai Berinta juga langkah aktif Pupuk Kaltim dalam memberdayakan masyarakat di 5 Kelurahan dan 1 Kecamatan di Bontang. Pupuk Kaltim memberikan dukungan pengadaan sarana dan prasarana alat pemilah sampah, untuk meningkatkan kerjasama dalam bentuk pemberdayaan masyarakat yang melibatkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai pengelola serta pemilah sampah di Bontang.
Terakhir, program pengembangan pelatihan berbasis masyarakat merupakan upaya Pupuk Kaltim dalam meningkatkan SDM masyarakat bufferzone melalui serangkaian program pelatihan untuk membuka kesempatan dan peluang kerja dengan lebih luas.
Hal ini juga bagian dari komitmen Pupuk Kaltim bagi masyarakat, khususnya mencetak tenaga terampil dan berdaya saing maupun wirausaha mandiri melalui penciptaan lapangan kerja.
SUVI Training merupakan Lembaga Pelatihan dan Keterampilan (LPK) binaan Pupuk Kaltim, yang rutin bekerjasama memberi pelatihan di berbagai sektor seperti administrasi perkantoran, digital marketing dan sebagainya.
Pupuk Kaltim mengalokasikan bantuan pembangunan gedung belajar dan galeri untuk mengoptimalkan program pelatihan bagi masyarakat dengan sasaran yang lebih luas.
“Dalam setahun terakhir, berbagai program pelatihan dan pendampingan dilakukan SUVI Training bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Bontang, dengan fokus pembukaan usaha kuliner serta pelatihan yang disesuaikan kebutuhan dunia kerja,” lanjut Qomaruzzaman.
Seluruh program tersebut bagian dari komitmen Pupuk Kaltim dalam merealisasikan CSR dengan tepat sasaran, khususnya pemberdayaan masyarakat dan lingkungan dalam mengatasi kemiskinan serta kesenjangan sosial.
Baca Juga: Gagas Lindungi Lingkungan, Pupuk Kaltim Terapkan Prinsip ESG Kurangi Lapisan Ozon
Hal ini pun akan terus dikembangkan Pupuk Kaltim, agar kontribusi Perusahaan memberi dampak dan manfaat lebih optimal yang bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Pupuk Kaltim akan terus berupaya untuk meningkatkan realisasi CSR, khususnya pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan, sehingga tujuan pembangunan berkelanjutan dapat tercapai secara maksimal,” pungkas Qomaruzzaman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
KRL Jadi Andalan Libur Nataru, 15 Juta Penumpang Tercatat
-
Implementasi Inpres 2/2025, Pembangunan Irigasi Tahap I Capai 99,93 Persen
-
Tambang Vale Indonesia Stop Beroperasi, Harga Nikel Dunia Meroket
-
RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara
-
Saat Stabilitas Tak Cukup: Alarm Dini Ekonomi Indonesia 2025
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN