Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program #PKTProaktif menyalurkan 1.000 paket sembako dan alat kesehatan yang terdiri dari 1.000 paket alat Prokes, 2.000 masker kain serta 50 unit baju hazmat bagi tenaga kesehatan dan masyarakat Kabupaten Fakfak Papua Barat.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta bersama Menteri Investasi RI Bahlil Lahadalia kepada Bupati Fakfak Untung Tamsil, pada acara Serbuan Vaksinasi Massal Covid-19 yang digelar Kementerian Investasi di Kantor Bupati Fakfak.
Diungkapkan Hanggara, program #PKTProaktif merupakan komitmen Pupuk Kaltim untuk membantu Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, sekaligus mendukung program vaksinasi massal untuk mencapai realisasi target nasional, dengan mengajak masyarakat untuk tetap sehat di tengah pandemi.
Kesinambungan kontribusi Pupuk Kaltim dalam pengendalian Covid-19 di Indonesia dilaksanakan sesuai amanah #KementerianBUMN, sekaligus wujud implementasi UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang tugas BUMN sebagai agen pembangunan.
“Pupuk Kaltim berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi bagi masyarakat dan negara di tengah pandemi, salah satunya terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Fakfak,” kata Hanggara ditulis Selasa (28/9/2021).
PKT Proaktif berfokus pada kesehatan masyarakat serta langkah penanggulangan Covid-19 secara massif.
Program ini tak hanya berupa bantuan sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 maupun yang menjalani isolasi mandiri, tapi juga dukungan kinerja tenaga medis seperti bantuan alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD), hingga pemenuhan kebutuhan oksigen berbagai rumah sakit di Kalimantan dan Sulawesi.
“Program ini telah dilaksanakan Pupuk Kaltim di berbagai daerah dan kini kami datang untuk saudara-saudara kami di Fakfak,” lanjut Hanggara.
Hanggara mengajak masyarakat Fakfak untuk mensukseskan program vaksinasi massal, untuk meningkatkan kepercayaan publik dan global terhadap penanganan Covid-19 di Indonesia, sehingga dapat membuka keran investasi untuk pemulihan ekonomi secara maksimal.
Baca Juga: Pelepasan Api PON XX dari Papua Barat
Apalagi vaksinasi tak hanya bermanfaat bagi diri pribadi, tapi juga masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Pupuk Kaltim mengimbau masyarakat Fakfak tetap menjaga kesehatan, serta mematuhi prokes dengan baik setelah mendapatkan vaksin, agar potensi penyebaran Covid-19 bisa terus ditekan,” tambah Hanggara.
Bupati Fakfak Untung Tamsil, mengapresiasi serbuan vaksinasi massal Covid-19 oleh Kementerian Investasi didukung Pupuk Kaltim, untuk mendukung tercapainya realisasi target nasional.
Saat ini tingkat vaksinasi di Kabupaten Fakfak berkisar 29,2% dari total masyarakat yang wajib vaksin. Dirinya meyakini semakin tinggi capaian vaksinasi, Kabupaten Fakfak dapat kembali bangkit dibarengi pemulihan ekonomi masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Kementerian Investasi dan seluruh pihak yang terlibat, semoga Fakfak segera keluar dari pandemi dan ekonomi masyarakat kembali tumbuh,” kata Untung.
Menteri Investasi RI Bahlil Lahadalia, mengungkapkan vaksinasi massal sebagai program Nasional wajib didukung masyarakat dengan target 100% pada 2022.
Kata dia, perekonomian tidak akan berjalan maksimal jika masyarakat masih abai terhadap kesehatan, karena berbagai peluang yang seharusnya bisa dioptimalkan untuk pembangunan dan kemajuan daerah seperti investasi maupun sektor pariwisata, berpotensi terhambat jika tingkat vaksinasi masih rendah.
“Untuk itu vaksinasi harus masif, karena sekarang untuk masuknya investasi atau kunjungan wisata yang pertama dicek berapa tingkat vaksinasi yang dilakukan oleh daerah tersebut dan itu mutlak,” ucap Bahlil.
Dirinya mengapresiasi dukungan Pupuk Kaltim mensukseskan vaksinasi massal di Kabupaten Fakfak, melalui bantuan ribuan paket sembako dan alat kesehatan yang disalurkan. Dirinya mengimbau masyarakat dan daerah dapat memanfaatkan bantuan secara maksimal dan vaksinasi 100% segera tercapai di Kabupaten Fakfak.
“Terima kasih kontribusi Pupuk Kaltim, semoga ke depan bisa terus berbuat untuk masyarakat Fakfak,” pungkas Bahlil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998
-
Buntut Penembakan Pesawat Smart Air, Kemenhub Tutup Penerbangan di 11 Bandara Papua