Suara.com - Aktivitas Public Relations (PR) tidak dapat dipisahkan dalam kelangsungan bisnis dan perusahaan. Dalam hal ini, PR memiliki peran penting dalam membangun hubungan positif dengan publik atau masyarakat, dan menciptakan hubungan yang memuaskan antar stakeholder, sekaligus meningkatkan reputasi perusahaan.
Namun, di tengah perkembangan teknologi digital, aktivitas PR dihadapkan pada tantangan perubahan media informasi yang digunakan, serta pola komunikasi masyarakat yang telah berubah.
Media massa digital atau portal berita saat ini berlomba-lomba untuk menjadi media digital nomor satu, dan lahirnya media-media baru berbasis digital, memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk semakin banyak di ulas di halaman internet. Sementara melalui media sosial, perusahaan dapat menjalin komunikasi dua arah dengan konsumen.
Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia mengungkapkan, membangun citra dan reputasi positif merupakan tahapan awal yang sangat penting bagi korporasi. Hal itu dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan awareness dengan lebih mudah dan kepercayaan dari stakeholder.
Dengan tantangan tersebut, PR dituntut memiliki strategi konten yang nantinya membuat masyarakat terkesan dan percaya dengan kelangsungan bisnis perusahaan. Beberapa strategi konten yang bisa diterapkan, antara lain dengan membagikan konten-konten yang relevan di berbagai platform, atau membuat konten yang bisa melibatkan konsumen secara langsung.
“Dengan demikian komunikasi dua arah tetap bisa terjaga,” jelas Tri Raharjo ditulis Jumat (1/10/2021).
Untuk mengapresiasi keberhasilan perusahaan dalam membangun public relations, INFOBRAND.ID bekerjasama dengan TRAS N CO Indonesia, menggagas Top Digital Public Relations Award 2021, sebagai apresiasi yang didedikasikan khusus untuk perusahaan-perusahaan yang berhasil dalam membangun digital public relations untuk berkomunikasi, menjalin engagement dengan masyarakat, untuk menciptakan persepsi dan citra positif terhadap brand dan perusahaan.
Tri Raharjo mengatakan, Top Digital Public Relations Award 2021 kali ini merupakan pelaksanaan tahun ke-6 untuk fase ke-2, diberikan kepada perusahaan-perusahaan berdasarkan Riset Digital PR Index, yang dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2021, dengan metode Desk Reserch terhadap 747 perusahaan Emiten dan 557 perusahaan Non Emiten dari berbagai industri.
“Penghargaan Top Digital PR Award 2021 diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang telah berhasil memenuhi tiga parameter penilaian, yaitu; Digital Media Aspect, Digital Sentiment Aspect, dan Digital Awareness Aspect,” jelas Tri Raharjo.
Baca Juga: Teknologi Digital Memudahkan Brand Memasarkan Produknya ke Calon Konsumen
Lebih lanjut Tri Raharjo mengungkapkan, berdasarkan hasil riset Top Digital PR Index fase 2, perusahaan-perusahaan peraih Top Digital PR Award 2021 antara lain; PT Phapros Tbk, PT SiCepat Ekspres Indonesia, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT Geo Dipa Energi (Persero), PT Mandiri Utama Finance, PT Jakarta International Container Terminal (JICT), PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk, dan PT Bank DBS Indonesia.
“Selain itu berdasarkan riset Top Digital PR Index, masih banyak perusahaan yang memenangkan Top Digital PR Award 2021,” jelas Tri Raharjo, yang juga dikenal sebagai pengamat dan peneliti brand di Indonesia ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari