Suara.com - Cara cek saldo e-Money Mandiri sangat mudah. Kamu bisa melakukannya hanya dengan bermodal internet melalui internet banking, mobile banking, atau mesin ATM terdekat. Berikut rinciannya seperti dikutip dari situs resmi Bank Mandiri.
Sebelum melakukan langkah-langkah di bawah ini, pastikan kamu terdaftar sebagai nasabah Bank Mandiri dan memiliki user id dan PIN untuk login dalam sistem internet banking.
Jika belum, nasabah bisa mendatangi kantor cabang Mandiri terdekat untuk melakukan pengurusan administrasi. Berikut langkah-langkah cek saldo e-money dengan internet banking.
1. Buka layanan Internet Banking Mandiri melalui ponsel pintar atau laptop dengan alamat ibank.bankmandiri.co.id.
2. Login dengan User ID dan PIN yang sudah dimiliki sebelumnya.
3. Pada tampilan menu utama pilih Uang Elektronik kemudian masuk ke menu Mandiri e-mOney.
4. Pilih Informasi Saldo.
5. Masukkan 16 digit nomor e-money pada kotak yang tersedia kemudian lanjutkan dengan klik menu Kirim.
6. Informasi mengenai sisa saldo akan muncul di layar.
Baca Juga: Niat Banget Maling di Banten! ATM Dibobol Las, Robek Atap Minimarket, Rp304 Juta Digondol
Cara Cek Saldo E-Money dengan Mobile Banking
Langkah pertama cara cek saldo e-money Mandiri dengan mobile banking adalah mendownload aplikasi Mandiri e-mOney melalui layanan Google Play Store atau Apple Store.
Lakukan login kemudian tempelkan kartu e-money pada bagian belakang layar ponsel pintar. Aplikasi kemudian akan menayangkan sisa saldo e-money dari kartu tersebut.
Cara Cek Saldo E-Money dengan Mesin ATM
Lakukan langkah berikut untuk cara cek saldo e-money dengan mesin anjungan tunai mandiri (ATM).
1. Tekan tombol berwarna hijau yang terdapat pada bagian mesin ATM.
2. Pilih menu Mandiri e-mOney.
3. Tempelkan kartu e-Money pada panel yang memiliki logo e-mOney pada mesin ATM.
4. Pilih menu Informasi Saldo.
5. Jumlah saldo tersisa akan terlihat pada layar mesin ATM tersebut.
Ketiga cara di atas bisa dilakukan utuk cek saldo e-money Mandiri. Memiliki e-money juga sudah menjadi perkara wajib bagi sebagian kalangan mengingat kini uang digital sudah menggantikan fungsi uang kertas seperti untuk membayar tol, SPBU, dan transportasi umum.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Bobol ATM dan Gunakan Uangnya untuk Berfoya-foya, Warga Depok Diciduk Polisi
-
Komplotan Pembobol ATM Lintas Provinsi Dibekuk Polda Jateng, Ini Barang Buktinya
-
Bobol Kartu ATM Milik Polisi, Aksi Kejahatan Komplotan Lawang Cs Terbongkar
-
Viral, Uang Nasabah Tertinggal di Mesin ATM BRI Dikembalikan, Netizen: Makasih Orang Baik
-
Elnusa Kerja Sama Bareng Bank Mandiri,Fasilitasi Kredit Agen dan Pelanggan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kriteria Driver Ojol Dapat THR, Ini Rinciannya
-
Saham BUMI Diborong Asing saat IHSG Merah Merona
-
Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump
-
Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG
-
Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan
-
CEO World Economic Forum Mundur Usai Hubungannya dengan Jeffrey Epstein Terkuak
-
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah
-
Keuangan Indonesia Terancam, S&P Peringatkan Kondisi Ekonomi Pemerintah RI
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI