Vaksin COvid-19 Johnson & Johnson. [Justin Tallis/AFP]
Suara.com - Pada Kamis (7/10/2021) kemarin, Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) secara resmi mengeluarkan izin kepada pabrik obat Amerika Serikat Merck & Co di West Point, Pennsylvania untuk memproduksi vaksin COVID-19 yang dikembangkan Johnson & Johnson.
Awal tahun ini, Merck sepakat untuk memproduksi vaksin buatan perusahaan saingannya itu, setelah membatalkan dua vaksin COVID-19 eksperimental buatannya.
Saat itu, mengutip dari Reuters, pemerintah AS masih menggunakan UU Produksi Pertahanan untuk membantu perizinan dua pabrik Merck supaya dapat memproduksi vaksin J&J.
EMA mengatakan lokasi manufaktur Merck akan segera beroperasi dan diharapkan dapat mendukung kelanjutan pasokan vaksin COVID-19 J&J di Uni Eropa.
Komentar
Berita Terkait
-
287.220 Warga di Bandar Lampung Sudah Divaksin COVID-19
-
Resmi, Pfizer Ajukan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 untuk Anak 5-11 Tahun
-
PTM Digelar, Bahu-membahu Pemerintah Pusat, Daerah dan Swasta Gelar Vaksinasi Covid-19
-
Finlandia Stop Penggunaan Vaksin Covid-19 Moderna Bagi Pria
-
Sekolah Tatap Muka Dimulai, Vaksinasi Covid-19 Terus Dikebut
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru
-
IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham
-
Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg
-
Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS
-
5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta
-
Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram