Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan awal pra perdagangan menjelang akhir pekan ini dibuka ceria, lantaran IHSG menguat ke level 6.440 dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi 6.416.
Melansir data RTI, Jumat (8/10/2021), IHSG diawal perdagangan dibuka terapresiasi sebesar 23 basis poin atau menguat 0,37 persen. Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG makin terus merangkak naik hingga level 6.446 atau telah menguat sebesar 0,46 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan dibuka ke zona hijau, pada awal pra perdagangan indeks ini naik 6 basis poin atau menguat 0,66 persen ke level 930.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 27 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 108 miliar dan volume transaksi mencapai 4,7 ribu kali.
Sebanyak 178 saham menguat, 51 saham melemah dan 178 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, rentang konsolidasi dalam pola gerak IHSG kembali berhasil digeser ke arah yang lebih baik.
"Pasca rilis data perekonomian cadangan devisa yang menunjukkan hasil yang baik.
Selain itu, mulai tercatatnya capital inflow yang melaju ke dalam pasar modal Indonesia juga turut menjadi penunjang bagi pergerakan IHSG," kata William dalam analisanya.
William meramal IHSG akan bergerak menguat terbatas dengan rentang 6.336 - 6.472 pada perdagangan sepanjang hari ini.
Beberapa saham yang bisa untuk dicermati pada hari ini meliputi saham UNVR, HMSP, SMGR, BMRI, INDF, JSMR, dan ASRI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban