Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada penutupan perdagangan awal pekan ini berakhir di zona merah, setelah ditutup melemah 0,34 persen atau turun 22 basis poin ke level 6.459.
Mengutip data RTI, Senin (11/10/2021) IHSG bergerak dari batas atas di level 6.506 hingga batas bawah pada level 6.451, setelah dibuka pada level 6.482.
Investor melakukan transaksi senilai Rp16,2 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp13,3 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp4,8 triliun dan aksi jual sebesar Rp3,9 triliun, sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp903,7 miliar.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham KOPI yang naik 114 poin atau menguat 25 persen ke level 570.
Dilanjutkan PANI yang naik 96 poin atau menguat 24 persen ke level 486. HITS menguat 24 persen atau bertambah 88 poin ke level 446.
Selanjutnya saham IBST menguat 19 persen atau naik 1.000 poin ke level 6.150. PBSA menguat 18 persen atau naik 100 poin ke level 630.
Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham BBYB yang melemah 100 poin atau 6,99 persen ke level 1.330. MLIA melemah 6,95 persen atau koreksi 130 poin ke level 1.740.
Selanjutnya saham PURA terkoreksi 4 poin atau melemah 6,89 persen ke level 54. YPAS turun 40 poin atau melemah 6,89 persen ke level 540. BLTZ melemah 250 poin atau turun 6,84 persen ke level 3.400.
Baca Juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Naik ke 6.482
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026