Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan kembali menerbitkan Obligasi Negara Ritel (ORI) kepada masyarakat Indonesia dengan seri ORI020. Seri ini merupakan seri ORI ke-20, yang diterbitkan oleh pemerintah dan penjualannya dilakukan secara online melalui e-SBN.
ORI020 hadir sebagai alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan. Dalam penjualannya, bank bjb dipercaya untuk turut terlibat sebagai Sub Mitra Distribusi Pemasaran SBN Ritel Online.
bank bjb menggandeng PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk ("Trimegah") selaku Perusahaan Efek Anggota Bursa Efek Indonesia yang telah ditunjuk sebagai Mitra Distribusi SBN Ritel oleh Kementerian Keuangan.
Adapun masa penawaran ORI020 berlangsung mulai dari 4 Oktober 2021 hingga 21 Oktober 2021. ORI020 memiliki tingkat kupon atau imbalan sebesar 4,95% p.a (fixed rate). Investor dapat melepas ORI020 di pasar sekunder mulai dari 15 Desember 2021, setelah berakhirnya masa minimum holding period.
ORI020 memiliki waktu jatuh tempo pada 15 Oktober 2024 dan tanggal settlement pada 27 Oktober 2021. Pembayaran kupon pertama akan dilakukan pada 15 Desember 2021, dan seterusnya dilakukan secara berkala, setiap tangga 25 per-bulannya. Minimum transaksi pembelian adalah senilai Rp1 juta dan kelipatan, serta maksimum di angka Rp2 miliar.
Pembelian ORI020 dilakukan secara online. Investor dapat melakukan pemesanan dan pembayaran secara praktis melalui laman infobjb.id/sbn maupun melalui pembayaran lewat teller, ATM, atau aplikasi bjb Digi via Modul Penerimaan Negara.
Terdapat cashback menarik bagi investor yang memercayakan transaksinya di bank bjb. Cashback yang diberikan berupa uang tunai yang akan ditransfer ke rekening nasabah maksimal 30 hari dari tanggal settlement.
Untuk melakukan transaksi pembelian ORI020 via bank bjb, syaratnya adalah (1) merupakan investor perorangan, (2) memiliki KTP yang terdaftar di Disdukcapil (3) memiliki rekening simpanan di bank bjb, dan (4) memiliki rekening efek di bank bjb.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan, investasi ORI020 merupakan salah satu cara bagi masyarakat untuk dapat terlibat membantu membiayai APBN, sehingga masyarakat dapat berperan langsung dalam pembangunan negara.
Baca Juga: Bank bjb Sabet Tiga Penghargaan TOP GRC Award 2021
"bank bjb siap berperan untuk menjembatani investor dalam pembelian ORI020 secara mudah dan praktis. Hal ini sesuai dengan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional pascapandemi Covid-19.Dengan berinvestasi di Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, investor juga dapat sekaligus membantu pembiayaan untuk pembangunan negara di samping mendapat keuntungan dari imbal hasil," ungkap Widi.
Berita Terkait
-
Bank bjb Sabet Tiga Penghargaan TOP GRC Award 2021
-
BRI dan BP Tapera Bersinergi Hadirkan Ekosistem Pembiayaan Rumah
-
Sinergi dengan Dirjen Pajak dan Peruri, BNI Dukung Peluncuran e-Materai
-
Program dan Anggaran Pemerintah Lebih Efektif dengan Satu Data Indonesia
-
Butuh Modal Usaha? Yuk Ikuti Kompetisi Bisnis di Bank bjb
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!