Suara.com - PT Adaro Energy Tbk siap mengemban tugas dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) dalam melakukan rehabilitas Daerah Aliran Sungai (DAS) Bukit Menoreh, kawasan Borobudur, Jawa Tengah.
Keterlibatan Adaro merupakan salah satu bentuk kontribusi perseroan dalam menjaga lingkungan.
Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir menilai, pulihnya vegetasi DAS ini sangat penting untuk membantu menjaga konservasi sumber daya air sekaligus sebagai pencegah bencana banjir. Adaro merupakan satu dari lima perusahaan yang melakukan rehabilitasi DAS seluas 1.656 hektare.
"PT Adaro Indonesia sebagai salah satu perusahaan yang ditunjuk untuk melaksanakan rehabilitasi DAS seluas 512 Ha di area Menoreh, Kab Magelang Jawa Tengah, siap untuk mensukseskan kegiatan ini. Dengan niat baik ini semoga semuanya dimudahkan dan membawa berkah bagi kita semua," ujar Garibaldi, Rabu (13/10/2021).
Garibaldi juga berharap langkah bersama ini akan meningkatkan percepatan pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan.
Dia berharap ke depan para pemangku kepentingan dapat mewujudkan DAS yang lebih baik agar manfaatnya tidak hanya akan dirasakan masyarakat sekitar tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia.
"Selain itu, meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam proses rehabilitasi DAS akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat sehingga membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujar Garibaldi.
Pada tanggal 12 Oktober 2021, PT Adaro Indonesia yang diwakili oleh Direktur PT Adaro Indonesia - Priyadi melakukan serah terima hasil penanaman rehabilitasi DAS kepada Plt Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) KLHK - Helmi Basalamah di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.
Dalam kesempatan ini, Adaro juga merupakan salah satu dari lima perusahaan yang ditunjuk untuk mendukung Project Strategis Nasional yaitu kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan pada wilayah-wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Baca Juga: Indonesia Targetkan Pangkas Emisi Karbon 29 Persen secara Mandiri
Dalam program ini Adaro akan melaksanakan rehabilitasi DAS seluas 512 Ha di area Menoreh, Kab Magelang Jawa Tengah.
Sementara itu, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya dan Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk, Garibaldi Thohir menyaksikan acara tersebut secara virtual.
Garibaldi Thohir dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sehingga Adaro sebagai pemegang IPPKH bisa menyerahkan hasil rehabilitasi DAS seluas 440.43 ha.
Pulihnya vegetasi DAS ini sangat penting untuk membantu menjaga konservasi sumberdaya air sekaligus sebagai pencegah bencana banjir.
“PT Adaro Indonesia sebagai salah satu perusahaan yang ditunjuk untuk melaksanakan rehabilitasi DAS seluas 512 Ha di area Menoreh, Kab Magelang Jawa Tengah, siap untuk mensukseskan kegiatan ini. Dengan niat baik ini semoga semuanya dimudahkan dan membawa berkah bagi kita semua,” ucapnya.
Rehabilitasi DAS merupakan kewajiban dan menjadi komitmen bagi pemegang IPPKH. Di tengah pandemi pun Adaro memastikan rehabilitasi DAS tetap berjalan baik sebagai wujud komitmen kita bahwa perusahaan tidak hanya mengejar aspek keuntungan semata tetapi juga berupaya memberikan dampak baik ke lingkungan dengan memperbaiki lingkungan.
Selain itu, meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam proses rehabilitasi DAS akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat sehingga membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Grab Siapkan Dana Jumbo untuk Bonus Hari Raya Jelang Lebaran 2026
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar