Bisnis / keuangan
Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/12).

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini dibuka naik ke zona hijau, adapun IHSG bertengger ke posisi 6.649 jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan akhir pekan lalu diposisi 6.633

Melansir data RTI, Senin (18/10/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka menguat 15,9 basis poin atau 0,24 persen.

Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga menembus level 6.666 dengan menguat 32 basis poin atau 0,50 persen.

Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan menguat tipis, pada awal pra perdagangan indeks ini naik 4,4 basis poin atau 0,07 persen di posisi 940.

Baca Juga: Sempat Bergerak Fluktuatif,IHSG Akhir Pekan di Tutup Menguat Tipis ke 6.633

Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 21 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 78 miliar dan volume transaksi mencapai 4,8 ribu kali.

Sebanyak 229 saham menguat, 54 saham melemah dan 252 saham belum ditransaksikan.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pergerakan IHSG di pekan yang pendek ini masih akan diwarnai oleh upaya untuk mencatatkan all time high sepanjang masanya.

Namun mengingat IHSG sudah mengalami kenaikan dalam beberapa waktu sebelumnya maka potensi koreksi wajar masih cenderung tinggi.

"Hal ini dikarenakan harga komoditas terutama batu bara yang memiliki cenderung terkoreksi serta capital inflow yang belum terlihat melaju secara signifikan masuk kembali ke dalam pasar modal," kata William dalam analisanya.

Baca Juga: Sambut Akhir Pekan, IHSG Tembus Rekor Tertingginya di Level 6.645

Dirinya pun memprediksi hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas di rentang support 6.471 dan resistance 6.691. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu JSMR, ITMG, BBCA, ASII, CTRA, ALII, MYOR, dan TBIG.

Komentar