Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meraih “The Best State Owned Enterprise (SOE) Awards 2021” dari Majalah Infobank. Penghargaan ini diberikan berdasarkan kajian atas kinerja perusahaan BUMN pada tahun 2019-2020, dimana Pupuk Indonesia dinilai memiliki kinerja baik dan berhasil menyesuaikan diri terhadap tantangan ekonomi akibat wabah Covid-19.
Penghargaan SOE Award 2021 ini diberikan bersamaan dengan acara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 dan peluncuran logo Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang digelar secara hybrid dari Istana Negara dan Hotel Shangri La Jakarta, Jumat (22/10/2021).
Acara ini dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, Wapres RI Ma’ruf Amin selaku Ketua Dewan Pembina MES, Menteri BUMN Erick Thohir selaku Ketua Umum MES, Ketua Komisi VI DPR RI Fasiol Riza selaku anggota Dewan Penggerak MES, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa santri merupakan pangkal paling esensial dalam pembangunan denyut ekonomi syariah. Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia harus bisa menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia.
“Kita yakin ekonomi syariah yang kuat akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Indonesia sebagai bagian dari bukti bahwa Islam adalah agama yang rahmatan‘lilalamin,” tegas Presiden.
Selain peringatan Hari Santri Nasional, penghargaan Best SOE Awards 2021 juga untuk melihat kinerja perusahaan BUMN dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dalam hal ini, Pupuk Indonesia turut berkontribusi dalam membangun sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan pupuk berkualitas serta pengawalan teknologi dan budidaya pertanian kepada petani Indonesia.
Direktur Produksi Pupuk Indonesia, Bob Indiarto menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan publik atas kinerja operasional perusahaan yang tercatat sangat baik pada tahun 2020.
“Kinerja ini merupakan buah dari program transformasi bisnis yang kedepan akan mendorong Pupuk Indonesia menjadi perusahaan nasional kelas dunia untuk nutrisi tanaman dan solusi pertanian berkelanjutan,” ujar Bob.
Dalam program transformasi bisnis, Pupuk Indonesia akan memperkuat lima pilar utama, yaitu manajemen retail, riset dan inovasi, kehandalan rantai pasok dan operasi, pengamanan dan optimasi bahan baku, serta keberlanjutan dan ekonomi sirkular.
Pilar-pilar tersebut turut didukung sejumlah pondasi seperti peningkatan kemampuan digital dan advanced analytic, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola dan manajemen anak perusahaan.
Baca Juga: Sentralisasi Holding Antar Pupuk Indonesia Raih Best Company In Indonesia Trillioner Club
“Serta penerapan activist holding role atau sentralisasi fungsi strategis perusahaan,” ujar Bob.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli