Suara.com - Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali disorot Bursa Efek Indonesia (BEI), terlebih kini terancam pailit. Namun demikian, manajemen mengaku belum ada informasi terkait opsi tindak lanjut pemulihan kinerja perusahaan.
Manajemen Garuda indonesia menyebut, akan selalu menjajaki langkah strategis guna memulihkan perusahaan. Garuda juga tengah fokus merampungkan program restrukturasi menyeluruh secara intensif melalui berbagai upaya langkah penunjang perbaikan kinerja operasional penerbangan.
"Kami optimistis dengan sinyal positif outlook industri penerbangan nasional ditengah situasi pandemi yang mulai terkendali serta dibukanya sektor pariwisata unggulan Indonesia, menjadi momentum penting dalam langkah langkah perbaikan kinerja yang saat ini hingga ke depannya akan terus kami optimalkan," sebut manajemen Garuda.
Terkait pembicaraan dengan Kementerian BUMN, manajemen Garuda mengatakan, sejauh ini hanya restrukturisasi. Rencana itu akan dilaksanakan selaras dengan proses PKPU yang saat ini masih berjalan.
"Proses restrukturisasi keuangan yang didalamnya meliputi restrukturisasi utang yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh beberapa konsultan pendamping, sampai dengan saat ini prosesnya masih terus berlanjut dan merupakan fokus utama Garuda Indonesia," imbuh manajemen.
Hingga kini, Garuda Indonesia juga tengah menjajaki negosiasi dan komunikasi dengan para kreditur secara berkesinambungan.
Upaya tersebut dilakukan guna mendapatkan penyelesaian terbaik dan restrukturasi yang optimal sehingga fundamendal perusahaan dapat terus membaik.
Berita Terkait
-
Dulu Kuliah Filsafat, Pilot Perempuan Ini Ungkap Tantangan Masuk Dunia Penerbangan
-
Anggota Komisi VI DPR Dukung Opsi Penutupan Garuda Indonesia
-
Ngeri-ngeri Sedap! Cerita Pilot Perempuan Terbangkan Pesawat saat Gempa Lombok
-
Garuda Indonesia Hampir Pailit, Kementerian BUMN Siapkan PT Pelita Air Service
-
Pelita Air Akan Gantikan Garuda Indonesia, Manajemen Akan Persiapan 3 Bulan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan