Suara.com - Investasi menjadi kunci penting bagi siapapun untuk dapat mencapai tujuan finansial di masa mendatang. Bangunan properti komersial dapat menjadi pilihan investasi properti yang sangat menguntungkan.
Selain harga sewa properti komersial yang tentu lebih tinggi dibandingkan sewa hunian, nilai jualnya pun akan terus meningkat sejalan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dan infrastruktur di sekitarnya. Karenanya, komersial dengan lokasi strategis, banyak diminati oleh para pelaku usaha.
Adanya kebutuhan akan komersial yang ideal di Kota Bekasi, membuat Summarecon Bekasi kembali merilis area komersial terbaru yaitu Scarlet Commercial.
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Albert Luhur mengatakan, salah satu upaya untuk meraih kesuksesan dalam berbisnis adalah pemilihan lokasi usaha yang strategis serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan market saat ini dan tentunya menimbang potensi market kedepan.
"Scarlet Commercial memiliki semua formula yang dibutuhkan tersebut, sehingga para pelaku usaha sudah mengincar unit-unit yang kami tawarkan sejak Booking Online kami buka pada 7 Oktober 2021 lalu," ujar Albert dalam keterangannya yang ditulis, Senin (25/10/2021).
Penjualan Perdana Scarelet Commercial yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Oktober 2021, dilangsungkan di Gedung Plaza Summarecon Bekasi dengan cara Hybrid, menggabungkan antara pertemuan fisik dan virtual secara langsung dan interaktif.
Penjualan Tahap 1 SCARLET Commercial ditutup Sold Out sebanyak 16 unit. Namun, masih tingginya permintaan produk komersial teranyar ini membuat Summarecon Bekasi kembali membuka Tahap 2 sebanyak 10 Unit. Dalam waktu 2 jam, komersial kekinian 3 lantai seharga mulai dari Rp2,6 miliar ini pun berhasil terjual 26 unit dengan value penjualan mencapai Rp64,5 Miliar.
Berdesain arsitektur klasik modern, , SCARLET Commercial tidak hanya menonjol dalam segi tampilannya saja. Mengusung inovasi desain yang adaptif, SCARLET Commercial dilengkapi dengan Outdoor Sky Terrace, dengan ukuran jendela dan bukaan yang lebar, memaksimalkan cahaya alami yang masuk dan memberikan sirkulasi udara yang baik, sehingga mendukung manfaat tata ruang dalam segi kesehatan.
Nantinya para pengunjung di ruang usaha ini, dapat memilih ruangan yang disesuaikan dengan aktifitas dan kebutuhan mereka. Bagi yang menyukai berada di ruangan terbuka sambil merasakan semilir angin dan pemandangan dari atas, tentunya dapat menikmati Outdoor space yang luas dan nyaman.
Baca Juga: Golden Property Awards 2021 Sukses Digelar, Apresiasi Tertinggi untuk Pebisnis Properti
Karena area teras depan SCARLET Commercial ini memiliki luas 5 x 5,50 m dan balkon atau Sky Terrace seluas 5 x 3,65 m.
Selain lokasi yang strategis, fasilitas keamanan 24 jam, Double Loaded Parking dan semua keunggulan yang dimiliki, tentunya menambah value komersial teranyar ini untuk terus tumbuh dan berkembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri