Suara.com - Berbelanja online dengan sistem pembayaran ditempat atau cash on delivery (COD) kini lazim diterapkan di sejumlah toko online termasuk Tokopedia.
Cara COD Tokopedia yakni pelanggan hanya tinggal membayar barang yang dibelanjakan ketika barang tersebut sudah sampai di tempat tujuan.
Dilansir dari tokopedia.com, cara COD Tokopedia dilakukan dengan memilih metode pembayaran COD ketika calon pembeli melakukan check out saat membeli barang.
Setelah memilih metode COD, calon pembeli harus klik Bayar. Pembeli tinggal menunggu kurir mengantarkan barang kemudian membayarkan uangnya kepada kurir sesuai dengan tagihan tertera.
Kendati demikian, calon pembeli harus memenuhi syarat agar dapat melakukan COD. COD hanya bisa diterapkan kepada mitra Tokopedia yang telah terverifikasi dan berada di wilayah yang didukung produk grosir. Dengan demikian, belum semua wilayah di Indonesia menerapkan sistem COD pada setiap barang pembelian.
Saat ini fitur COD hanya bisa digunakan oleh beberapa pengguna saja, khususnya untuk yang berada di wilayah Bekasi, Tangerang, Bandung, Jogja, Medan, Bogor, Palembang, Semarang, Denpasar, Banda Aceh, Cirebon, Lampung, Surabaya, Makang, Solo, Pekanbaru, Sukabumi, Makassar, Manado, Padang, Mataram, Jambi, Pontianak, Depok, Bengkulu dan Jakarta.
Setiap mitra hanya dapat melakukan pembayaran COD maksimal dua kali per akun mitra pada setiap transaksi berjalan.
Manajemen Tokopedia juga membuat peraturan terkait batas minimal dan maksimal pembelian yang bisa dibayar dengan metode COD.
Pembeli harus membeli barang berjenis grosir dari penjual terverifikasi minimal senilai Rp50.000 dan maksimal Rp2,5 juta untuk bisa memanfaatkan fasilitas COD ini. Di luar jumlah tersebut. Pembayaran dilakukan dengan metode transfer atau prabayar.
Baca Juga: Cara Bayar Pajak Mobil Online, Bisa Juga untuk Motor
Saat memutuskan membayar dengan sistem COD, pembeli bisa mengetahui status pengemasan barang yang dibeli lewat SMS notifikasi.
Pembeli bakal mendapatkan SMS notifikasi ketika barang sudah siap dikirimkan oleh kurir. Dengan demikian, sistem ini bisa menjamin barang tetap aman sampai ke tujuan meskipun pembayaran dilakukan belakangan.
Ke depan, Tokopedia masih akan memperluas jangkauan pembayaran sistem COD. Caranya dengan menambah jangkauan barang grosir yang bisa dibeli oleh pengguna Tokopedia.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
5 Cara Jualan di Tokopedia, Tingkatkan Penjualan Toko Dengan Mudah
-
Ogah Bayar Paket COD, Ibu-Ibu Disemprot Kurir: Jangan Pesan Lagi Ya
-
Sambut IPO, GoTo Dapat Kucuran Dana Rp5,6 Triliun Dari Investor Abu Dhabi
-
Viral! Tolak Paket COD Gara-gara Tak Punya Uang, Emak-emak Ini Dihujat Warganet
-
Disuruh Anak Bayar COD, Ibu Emosi Ancam Coret Dari KK: Kau Ini Durhaka!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Program Gentengisasi Prabowo Dongkrak Permintaan Genteng di Sentra Majalengka
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
-
Terbaru! Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
OJK Jatuhkan Denda Rp5,6 Miliar dalam Kasus IPO POSA, Benny Tjokro Disanksi Seumur Hidup
-
Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan, Volume Perdagangan Spot Tembus Rp24,33 triliun
-
Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
-
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha