Suara.com - Ahli properti dan pembiayaan Pinhome Vina Yenastri mengingatkan bagi para calon pembeli properti yang ingin membeli rumah lelang harus bersikap hati-hati.
Pasalnya, kendati harga rumah terbilang murah, namun banyak hal-hal lain yang juga akan menguras biaya.
"Rumah lelang itu memang harganya di bawah pasaran, tapi ada banyak hal yang harus diperhatikan, seperti kondisi rumah dan apakah rumah itu masih dihuni atau tidak," kata Vina.
Dari segi kondisi rumah, lanjut Vina, calon pembeli perlu menyadari bahwa rumah yang diperoleh dari hasil lelang akan diterima sebagaimana adanya kondisi saat rumah itu dimenangkan. Dengan demikian, segala kondisi kerusakan dan sejenisnya akan menjadi tanggung jawab pemenang lelang.
"Rumah lelang itu dijual apa adanya, jadi kalau ada yang harus diperbaiki, itu ditanggung oleh pemenang lelang," jelasnya.
Selain itu, apabila rumah terkait masih memiliki tunggakan finansial, hal tersebut juga akan menjadi tanggung jawab pemenang lelang.
"Misal ada IPL, iuran pengelolaan lahan, itu juga jadi tanggung jawab pemenang lelang," tambah Vina.
Kemudian, apabila masih terdapat penghuni di rumah tersebut. Pemenang lelang akan mengeluarkan biaya tambahan untuk pengosongan rumah.
Terlebih, bank yang dapat membiayai rumah lelang juga terbilang minim. Hanya ada beberapa bank yang bersedia membiayai rumah lelang, menurut Vina, informasi terkait hal ini dapat diperoleh dari situs lelang yang diikuti.
Baca Juga: Kelas Menengah di Jakarta Lebih Pilih Hunian Premium
"Kalau dihitung-hitung, kira-kira benar lebih ringan atau tidak?" imbuhnya.
Oleh karena itu, Vina menekankan pembelian rumah lelang tidak direkomendasikan bagi orang yang baru pertama kali akan melakukan pembelian rumah lelang.
"Kalau sudah sering beli properti, sudah punya pengalaman, itu silakan. Tapi kalau first-timer, hanya tergiur dengan harga murahnya, lebih baik beli rumah lain saja," pungkasnya.
Berita ini sebelumnya dimuat WartaEkonomi.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Harus Hati-hati Kalau Ingin Beli Rumah Lelang, Ini Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan!"
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Sahamnya Melesat 5.078 Persen, Kapan RLCO Lepas Suspend BEI?
-
Siap-siap! Admin Fee Toko Online di E-Commerce Bakal Diatur Pemerintah
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Kementerian PU Ingatkan Truk ODOL: Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera
-
Purbaya Sesumbar Tak Akan Peras BI Meski Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur
-
Saham ASII dan UNTR Ambles Usai Izin Tambang Dicabut, Emiten Astra Anjlok Semua
-
Travelio Ekspansi ke Segmen Upscale, Incar Kaum Berkocek Tebal
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun 21 Januari 2026, Cabai Merah Besar Anjlok 10 Persen
-
BKSL Hadapi Gugatan Pembatalan Perdamaian, Manajemen Bantah Lalai
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!