Suara.com - PT Surveyor Indonesia (Persero) meresmikan gedung baru Kantor Cabang Makassar sebagai bentuk fokus peningkatan layanan pelanggan.
Kantor Cabang Makassar terletak di lokasi strategis dan dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap untuk meningkatkan mutu pelayanan serta sebagai langkah strategis untuk memperkuat dan memperluas layanan jasa Testing, Inspection, and Certification (TIC).
"Surveyor Indonesia merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi, dan pelatihan. Berdirinya Kantor Cabang Makassar merupakan implementasi atas komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan prima kepada pelanggan dan bentuk kebulatan tekad perusahaan untuk terus tumbuh berkembang di bisnis pemastian," ujar Direktur Komersial Surveyor Saifuddin Wijaya, Jumat (29/10/2021)
Lebih lanjut, Saifuddin berharap, peresmian kantor baru ini dapat menjadi penanda komitmen bagi Instansi, Pelaku Usaha, serta Masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan, hingga Indonesia Timur.
"Bahwa kami hadir untuk menyediakan rasa aman, bukan hanya memberikan jaminan bagi pertumbuhan industri, ekonomi, dan produktivitas masyarakat, namun juga memastikan pemeliharaan ekosistem, pemulihan kondisi alam, serta mendorong industri yang hijau, dan berkelanjutan," kata dia.
Peresmian kantor yang baru ini merupakan langkah strategis perusahaan melalui akuisisi aset baru dan investasi dalam peralatan-peralatan survei, pengujian, dan pemeriksaan terkini, modern, dan dapat diandalkan.
Selain itu, kantor baru ini berfungsi juga sebagai ruang tumbuh bagi karyawan serta tenaga ahli di berbagai disiplin ilmu, sehingga dapat secara maksimal mendukung peran perusahan sebagai mitra strategis pemerintah, swasta, dan institusi lain, khususnya melalui kompetensi di bidang TIC.
Cakupan bisnis di wilayah Makassar memiliki potensi yang signifikan dan diharapkan memberi kontribusi yang cukup besar bagi bisnis Surveyor Indonesia.
Hingga saat ini, pendapatan Cabang Makkasar berasal dari layanan unggulan dalam Inspeksi dan Konsultasi, antara lain SLO, AMDAL, UKL-UPL, Konsultasi rehabilitasi DAS, Konsultasi dan Supervisi Engineering.
Baca Juga: Garuda Indonesia Terjebak Bisnis yang Salah, Dimulai Dari Penggarapan Rute Ini
Kepala Cabang Makassar Tri Yulianto mengungkapkan, Surveyor Indonesia berkomitmen untuk dapat terus hadir dan memberikan dampak positif kepada masyarakat di berbagai keadaan dan kesempatan.
"Kami berkomitmen untuk bekerja erat dengan Pemerintah dan Instansi dalam menjalankan layanan-layanan yang dapat mengembangkan potensi wilayah Makasar," pungkas Tri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya
-
Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan
-
Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi
-
Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh
-
Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan
-
BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri
-
IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen
-
Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM
-
Daftar Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026, Ada yang Penghasilannya Rp5,3 Triliun!
-
Purbaya Tak Langsung Setujui Usul DPR soal Tambahan Anggaran Rp 984 T ke Kementerian-Lembaga