Bisnis / makro
Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi
Petugas membawa boks berisi vaksin COVID-19 jenis Moderna setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (1/8/2021). ANTARA FOTO/Fauzan

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengadakan pertemuan dengan Bill Gates di sela-sela KTT PBB terkait perubahan iklim di Glasgow, Skotlandia. 

Erick Thohir mengatakan, pertemuan khusus dengan pendiri Microsoft itu untuk membahas minatnya berinvestasi di Biofarma dalam alih teknologi dalam pengembangan vaksin Moderna.

"Biofarma terbuka akan hal itu. Ini merupakan pengakuan atas kapasitas Biofarma yang berperan besar dalam proses produksi dan distribusi vaksin Covid-19  sehingga program vaksinasi nasional berjalan lancar dan mendapat apresiasi dunia internasional," ujar Erick dalam keterangannya, Rabu (3/11/2021). 

Erick melanjutkan, Bill Gates berencana menanamkan investasi di Biofarma yang dikhususkan untuk pengembangan dan produksi vaksin mRNA. 

Baca Juga: FDA Belum Berikan Izin Vaksin Moderna untuk Remaja, Ada Apa?

Jika hal itu terealisir, maka secara langsung akan mendorong produk bioteknologi tanah air semakin berkembang  dan kemandirian kesehatan Indonesia segera terwujud.

Erick menambahkan, banyak pihak termasuk Bill Gates mengapresiasi upaya Indonesia dalam menekan penyebaran pandemi Covid-19 dengan cepat, serta meratanya program vaksinasi nasional sehingga indikator-indikator pandemi di Indonesia menurun drastis. 

"Hal itulah yang membuat banyak pihak dan negara lain terus memberikan dukungan agar Indonesia juga menjadi negara terdepan dalam pengembangan vaksin," kata Ketua Pelaksana KPCPEN ini.

Sebelumnya, Pemerintah Inggris juga berminat untuk berinvestasi di kredit ekspor ekonomi hijau.

Erick Thohir mengatakan, ketertarikan Inggris untuk berinvestasi kredit ekspor merupakan peluang yang harus ditangkap sehingga transformasi yang  dijalankan BUMN harus menjunjung prinsip transformasi energi bersih sekaligus mengakselerasi ekonomi hijau. 

Baca Juga: Kabar Gembira, Indonesia Terima 819.600 Dosis Vaksin Moderna dari Belanda

"Saya berharap BUMN-BUMN energi, seperti PLN, Pertamina, dan industri minerba kita bisa merespon dan menjalankan transformasi energi bersih dan mengurangi emisi karbon. Karena bagaimanapun juga ini tanggung jawab bersama demi keberlanjutan lingkungan hidup kita," imbuh Erick. 

Komentar