Suara.com - Guru sains dari Jaringan Sekolah CIKAL berkesempatan untuk belajar sumber pembelajaran digital untuk menyusun pelajaran sains yang lebih efektif dalam lokakarya yang diselenggarakan pada 30 Oktober lalu.
Lokakarya ini merupakan refresher session atau sesi terakhir dari dua lokakarya yang diselenggarakan oleh Education New Zealand. Sesi pertama lokakarya diadakan pada 9 Oktober lalu dengan tema yang sama.
Sebagai kolaborasi antara Education New Zealand (ENZ) dan Jaringan Sekolah CIKAL, School Influencer Workshop (Lokakarya Pemengaruh Sekolah) ini masih difasilitasi oleh Dr. Srirparna Saha, kandidat PhD dari jurusan GeoEducation di University of Canterbury, New Zealand.
Dalam refresher session tersebut, Dr Sriparna memberikan lebih banyak sumber-sumber pembelajaran digital yang dimiliki oleh New Zealand kepada 50 peserta lokakarya.
Dr. Saha juga berbagi pengalaman dan studi kasus tentang bagaimana sekolah-sekolah di New Zealand mengaplikasikan kurikulum pelajaran sains dengan kreatif.
“Merupakan sebuah kesempatan yang luar biasa untuk merancang dan mengadakan lokakarya ini untuk guru-guru di Indonesia. Selama lokakarya, kami berhasil mendiskusikan ide-ide tentang beragam cara untuk mengintegrasikan informasi dan teknologi komunikasi ke dalam kelas-kelas yang berbeda – dengan memperhatikan bahwa tujuan utama pelajaran-pelajaran ini adalah bukan hanya untuk membuat belajar menjadi menyenangkan dan penuh arti bagi mereka, namun juga untuk memuaskan rasa haus mereka akan ilmu semampu kami,” papar Dr. Saha ditulis Kamis (4/11/2021)
Lokakarya ini juga mendorong para guru untuk mengembangkan kreativitas dalam pelajaran sains mereka.
“Saya senang dapat berpartisipasi dalam lokakarya yang diadakan oleh Dr. Saha. Di masa di mana interaksi tatap muka saya dengan para siswa terbatas, menggunakan alat-alat digital dalam pelajaran saya akan berguna dalam membuat pembelajaran menjadi interaktif dan dapat diakses. Saya berharap dapat mendengar dari para siswa saya sendiri tentang bagaimana menurut mereka alat-alat digital telah membantu pembelajaran dan pemahaman mereka tentang gunung berapi, dan sains secara umum,” ujar Novy Morriska, Programme Manager for Science di Sekolah CIKAL.
Lokakarya ini merupakan yang terbaru dari serial School Influencer Workshop dari ENZ yang bermula pada 2017. Rangkaian lokakarya ini menggarisbawahi tujuan ENZ yaitu diplomasi pengetahuan, berbagi keahlian, kursus, dan keterampilan yang dimiliki New Zealand untuk ditawarkan pada masyarakat internasional.
Baca Juga: BI Sebut BI-FAST Bisa Buat Biaya Transaksi Bank Lebih Murah
Menurut Direktur Regional Asia ENZ, Ben Burrowes, lokakarya ini mewakili upaya New Zealand dalam memampukan lebih banyak masyarakat di luar New Zealand untuk merasakan pengalaman gaya belajar New Zealand.
“Mtauranga Mori, atau Pengetahuan Maori, adalah keunikan kami. Ini merupakan hal holistik dan merujuk pada pengetahuan, pengertian, dan pemahaman tentang semua hal yang kasat mata maupun tidak yang hadir dalam semesta – dan gunung berapi adalah bagian dari itu. Yang terpenting, dasar dari Mtauranga Mori memandang pengetahuan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran lisan.
“Lokakarya yang dibimbing oleh Dr. Sriparna dari University of Canterbury telah memungkinkan para guru Indonesia untuk belajar bagaimana kami mengajar di New Zealand dan mengaplikasikannya ke dalam konteks pendidikan lokal dan masa kini, di mana alat-alat digital mulai memainkan peran yang lebih besar dalam pengajaran. Kami berharap dapat terus menyelenggarakan lokakarya bersama seperti ini dengan para ahli kami di New Zealand dan para mitra kami di Indonesia,” komentar Mr Burrowes.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri
-
Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen
-
Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah
-
Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani
-
BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000
-
Cek Langsung Pelayanan, Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Sejumlah SPBU di Bali