Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. meraih Penghargaan Gold Rank pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating ASRRAT 2021. Pencapaian ini seiring dengan komitmen sekaligus manajemen tata kelola laporan keberlanjutan BNI
Adapun, ajang ini diprakarsai oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) bersamaan dengan kegiatan Konferensi Praktisi Keberlanjutan (SPC).
Asia Sustainability Reporting Rating ASRRAT 2021 adalah kegiatan penganugerahan kepada lembaga yang telah berhasil mengkomunikasikan kinerja keberlanjutan kepada pemangku kepentingan melalui laporan berkelanjutan dengan baik.
Corporate Secretary BNI, Mucharom mengatakan, BNI adalah pelopor green banking yang mengintegrasikan program bisnis sekaligus pemberdayaannya dengan prinsip 3 Pilar SGD's yaitu pilar ekonomi, sosial dan lingkungan. Setiap kegiatan tersebut pun didokumentasi dan dievaluasi secara berkala guna melihat dampak positifnya.
"Kami mengapresiasi penghargaan yang telah diberikan NCSR. Tentunya hal ini akan membuat kami semakin bersemangat untuk terus mengemban misi sebagai pelopor green banking di Indonesia," sebutnya.
Adapun Arom menyampaikan BNI telah membukukan kredit hijau dengan nilai Rp140,5 triliun atau telah mencapai 24,7% dari total baki kredit. Kredit tersebut sebagian besar disalurkan untuk pengembangan segmen mikro, kecil dan menengah senilai Rp121, triliun dan sektor sawit yang telah tersertifikasi ASPO/RSPO senilai Rp13 triliun, dan sektor energi baru dan terbarukan Rp5,6 triliun, sisanya tersebar ke sektor penanganan polusi dan pengelolaan air limbah.
Di luar itu, Arom menuturkan penerapan prinsip keberlanjutan juga tercermin dari diversitas gender karyawan BNI, yang mana porsi wanita telah mencapai 52%. Keberadaan wanita di top manajemen juga telah mencapai 29%.
"Artinya kesempatan berkarier wanita di BNI sama besarnya dan bahkan lebih potensial dibandingkan dengan kaum lelaki. Ini tentunya sangat baik bagi penciptaan iklim kompetisi yang sehat di internal perusahaan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Arom menyampaikan BNI telah melaksanakan berbagai program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat baik dari sisi literasi keuangan, pemberdayaan anggota keluarga, kesehatan, serta pelatihan bercocok tanam bagi para petani.
Baca Juga: BNI Luncurkan Kartu Kredit APLGI untuk Penggemar Golf
"Kami juga memiliki program bantuan pendidikan, rumah BUMN, serta pendampingan pengembangan komunitas dengan alokasi dana yang sangat suportif," pungkasnya.
Berita Terkait
-
LENGKAP Cara Daftar UMKM Online agar Dapat BLT Oktober 2021
-
Bayar Uang Pertanggungan Rp1,2 Miliar, BNI Life Buktikan Komitmen pada Nasabah
-
Bangun Kerjasama Fintech dan Akusisi Bank, Berapa Modal BBNI?
-
BNI Perkuat Bisnis Pelumas Pertamina terkait Pemberian Fasilitas pada Distributor
-
BNI Life Angkat Dua Komisaris Baru
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran
-
Cek Aktivasi Rekening PIP 2026 Agar Dana Bantuan Tidak Hangus
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM