Suara.com - Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) menyerahkan penghargaan KORPRI Award Tahun 2021 kepada BPJS Kesehatan sebagai salah satu mitra yang banyak berkontribusi mendukung program-program KORPRI.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum KORPRI yang juga merupakan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI, Zudan Arif Fakrulloh kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti dalam rangkaian acara peringatan HUT KORPRI ke-50 Tahun di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Senin, (29/11/2021).
“Terima kasih atas penghargaan yang luar biasa ini. Kerja keras seluruh pengurus KORPRI telah mendorong peningkatan kesejahteraan pegawai di Indonesia sekaligus menyukseskan program-program pembangunan pemerintah, termasuk salah satunya Program JKN-KIS. Ke depannya, kami berharap sinergi BPJS Kesehatan dan KORPRI dapat terus ditingkatkan,” ujar Ghufron.
Ghufron berharap, sebagai peserta JKN-KIS, anggota KORPRI dapat menjadi role model bagi publik untuk menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, serta membantu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya berkontribusi mendukung keberlangsungan Program JKN-KIS dengan menjadi peserta aktif dan membayar iuran tepat waktu.
“Kami juga mengucapkan terima kasih atas konsistensi KORPRI dalam mendukung Program JKN-KIS. Kami harapkan berbagai inovasi dan layanan digital yang dikembangkan BPJS Kesehatan dapat dimanfaatkan oleh para anggota KORPRI dalam mengakses layanan JKN-KIS. BPJS Kesehatan juga secara proaktif bekerja sama dengan organisasi lain yang juga mewadahi peserta JKN-KIS agar distribusi informasi program jaminan kesehatan ini tersalurkan dengan baik,” kata Ghufron.
Sementara itu, Ketua Umum KORPRI, Zudan Arif Fakrulloh berkomitmen membawa KORPRI menjadi organisasi yang senantiasa berevolusi mengikuti perkembangan zaman dengan mengoptimalkan digitalisasi. Terlebih saat ini anggota KORPRI banyak berasal dari kalangan millenial.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung KORPRI untuk berkembang menjadi organisasi yang aman, terpercaya, dan efektif bagi pegawai untuk menyalurkan aspirasinya kepada pemerintah,” katanya.
Berita Terkait
-
Dirut BPJS Kesehatan Tinjau Layanan Digital di Kalimantan
-
Aktivasi Kartu BPJS Kesehatan Dipermudah, Bentuk Keseriusan Pemkot Kota Minyak
-
Rumah Sakit di Balikpapan Diminta Perbanyak Ruangan untuk Layani Peserta BPJS
-
BPJS Kesehatan Dorong Kreativitas Demi Hadirkan Inovasi
-
BPJS Kesehatan Teken Nota Kesepahaman dengan PT Good Doctor Technology
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman