Suara.com - BPJS Kesehatan siap membangun sinergi dengan PT Good Doctor Technology. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua insitusi tersebut yang dilakukan secara virtual, Senin (1/11/2021). Adapun ruang lingkup nota kesepahaman tersebut meliputi pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi Program JKN-KIS oleh PT Good Doctor Technology Indonesia kepada masyarakat melalui aplikasi Good Doctor.
“Kami menyadari bahwa kolaborasi dengan PT Good Doctor Technology Indonesia merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan BPJS Kesehatan kepada peserta. Aplikasi Good Doctor dapat mempublikasikan informasi dan menyediakan layanan edukasi bagi peserta JKN-KIS yang mengakses aplikasi tersebut,” kata Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, David Bangun.
David menuturkan, peningkatan kualitas layanan kepada peserta menjadi prioritas BPJS Kesehatan saat ini, baik layanan terkait administrasi, cara pendaftaran, cara mendapatkan informasi mengenai hak, kewajiban, dan prosedur, hingga layanan di fasilitas kesehatan. Ia juga mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan titik awal untuk bersama mengembangkan layanan kesehatan mengikuti kebutuhan masyarakat di era digital.
“Semoga penandatanganan nota kesepahaman ini bisa dikembangkan lagi. Terlebih, BPJS Kesehatan dan PT Good Doctor Technology Indonesia memiliki tujuan yang sama yaitu membuka akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas. BPJS Kesehatan memberikan akses pelayanan kesehatan melalui jaminan pembiayaan kesehatan dan tidak menutup kemungkinan ke depannya Good Doctor bisa menyediakan layanan kesehatan berbasis online melalui telemedicine,” ujar David.
Sementara itu, Direktur PT Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana mengatakan, pihaknya siap ikut berperan dalam meningkatkan akses pelayanan kepada masyarakat, termasuk JKN-KIS, terutama di masa pandemi Covid-19. Ia juga mengapresiasi BPJS Kesehatan yang dinilainya sangat konsisten memberikan pelayanan kesehatan terpadu dan semakin baik dari waktu ke waktu.
“Terima kasih atas kepercayaan BPJS Kesehatan yang telah melibatkan kami dalam memberikan informasi dan edukasi sebagai tahap awal kerja sama kita. Aplikasi Good Doctor menyediakan layanan telemedicine yang memungkinkan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan melalui konsultasi secara daring dengan dokter. Kami harap ke depannya kami bisa berkontribusi lebih banyak dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” kata Danu.
Berita Terkait
-
35 Ribu Kartu Peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Gowa Dinonaktifkan
-
Masyarakat Takut Berobat ke Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Diminta Lakukan Ini
-
BRI Sediakan Layanan Digital untuk Santri hingga Pengurus Pesantren
-
Dirut BPJS Kesehatan Paparkan Pelayanan JKN untuk Keadilan Sosial
-
4 Layanan Kesehatan yang Sulit Diakses Masyarakat Selama Gelombang Kedua Covid-19
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang