Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan hari ini berhasil rebound dengan masuk zona hijau, adapun IHSG dibuka naik ke level 6.517 setelah ditutup melemah pada perdagangan kemarin sore di posisi 6.507.
Melansir data RTI, Kamis (2/12/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka naik 9,6 basis poin atau menguat 0,15 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat pada awal pra perdagangan indeks ini naik tipis 1,9 basis poin atau menguat 0,21 persen ke posisi 933.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 18 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 68 miliar dan volume transaksi mencapai 3,5 ribu kali.
Sebanyak 123 saham menguat, 101 saham melemah dan 251 saham belum ditransaksikan.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, perkembangan pergerakan IHSG secara umum masih berada dalam fase konsolidasi jangka panjang.
Hal itu dikarenakan masih minimnya sentimen yang dapat membooster kenaikan IHSG.
Sedangkan capital inflow belum terlihat akan bertumbuh secara signifikan ditambah dengan kondisi masih melambatnya perputaran roda perekonomian.
"Hal ini cukup menjadi tantangan untuk dapat mendorong kenaikan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," kata William dalam analisanya.
Baca Juga: Teruskan Pelemahan, IHSG Rabu Sore Berakhir Masuk Zona Merah di 6.507
Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 6.423 dan resistance 6.598. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu ICBP, SMGR, INDF, BBCA, TLKM, GGRM, dan AKRA.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
-
Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit