- Danantara Indonesia menetapkan DSI untuk mengelola ekspor komoditas sumber daya alam strategis secara profesional melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24/2026.
- DSI membangun sistem digital untuk memantau transaksi ekspor guna mengidentifikasi praktik under-invoicing secara objektif pada masa transisi operasional.
- DSI akan menetapkan harga komoditas yang transparan dan akuntabel untuk mencegah manipulasi nilai ekspor tanpa mengganggu hubungan komersial pelaku usaha.
Suara.com - Danantara Indonesia mengeluarkan daftar tugas-tugas dari PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI. Tugas paling utama yaitu menguatkan ata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis secara terukur, profesional, dan akuntabel.
Aturan dasar operasioal DSI itu termaktub dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis atau PP 24/2026.
"Danantara Indonesia memahami bahwa keberhasilan pelaksanaan mandat DSI ini bertumpu pada kepastian berusaha: bahwa kontrak yang sudah ditandatangani masih dapat terus berjalan, selama tidak terjadi under-invoicing. Menjaga kepercayaan mitra dagang internasional dan investor adalah prioritas, dan seluruh langkah DSI dirancang untuk memperkuat kepercayaan tersebut," tulis Danantara dalam keterangan tertulisnya.
Dalam penjelasannya, DSI memulai operasional dalam beberapa fase, mulai dari fase transisi hingga fase pasca transisi.
Masa Transisi
Dalam masa transisi ini tugas DSI adalah:
- Memperkuat sistem pelaporan dan monitoring melalui digitalisasi. DSI sedang membangun platform digital untuk menganalisis data transaksi ekspor komoditas SDA strategis.
- Membangun platform digital untuk menganalisis data transaksi ekspor komoditas SDA strategis, sehingga indikasi under-invoicing dapat diidentifikasi secara objektif dan berbasis data.
Tujuannya untuk:
- DSI bisa fokus pada perhatian transaksi yang memerlukan evaluasi, sementara mayoritas transaksi yang telah wajar dapat berjalan
Dalam fase ini, semua kegiatan bisnis perusahaan yang melakukan ekspor tidak akan diganggu dari sisi kontak maupau kerahasiaan tujuan ekspor.
Masa Pasca Transisi
Baca Juga: Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's
Dalam masa pasca transisi ini, DSI memiliki tugas yang lebih kompleks diantaranya:
- DSI akan memfasilitasi dan mengawasi penyaluran ekspor, di mana hubungan komersial antara produsen dan mitra dagangnya dapat tetap berjalan.Menetapkan harga komoditas SDA strategis secara wajar dengan merujuk pada metodologi yang fair, transparan, dan akuntabel untuk masing-masing komoditas, dengan tujuan mencegah under-invoicing dan memastikan nilai ekspor yang tercatat menggambarkan transaksi yang sebenarnya.
Tugas ini tujuannya untuk:
- Menutup celah manipulasi tanpa menyeragamkan transaksi yang secara komersial memang berbeda.
DSI dalam hal ini akan terus berdiskusi dengan para pengusaha untuk menjalankan tugas-tugas ini, tanpa adanya disrupsi terhadap proses ekspor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini
-
Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik
-
Data Center Terisi Penuh Sebelum Operasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam
-
Telkom Luncurkan AIcosystem, Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
-
Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI
-
Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan
-
Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih
-
Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
-
Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi
-
Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT