Suara.com - Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia akan mengadakan Pelatihan Vokasi Award 2021 bagi mitra dan insan pelatihan vokasi.
Pelatihan Vokasi Award 2021 merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Ditjen Binalavotas) Kemnaker RI yang menjadi ajang pertama kali pada tahun 2021, dalam rangka memberikan penganugerahan pada Lembaga Pelatihan Kerja, Lembaga Penyelenggara Pemagangan, Lembaga Sertifikasi Profesi – P2, Instruktur, Lulusan Pelatihan Terbaik, dan Insan Pionir Vokasi Indonesia.
Pelatihan Vokasi Award merupakan salah satu agenda unggulan Kemnaker dimana kegiatan ini merupakan agenda nasional yang mempertemukan Lembaga Pelatihan Kerja, Lembaga Penyelenggara Pemagangan, Lembaga Sertifikasi Profesi – P2, Instruktur, Lulusan Pelatihan, serta Insan Pionir Vokasi Terbaik se-Indonesia yang berada di bawah naungan pemerintah maupun swasta. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kreatifitas dari seluruh elemen pelatihan vokasi tersebut.
"Selain menjadi ajang penganugerahan bagi elemen pelatihan vokasi yang sudah bekerja keras di masa pandemi, Pelatihan Vokasi Award juga menjadi agenda evaluasi agar lembaga-lembaga tersebut, instruktur, dan lulusan pelatihan terus berbenah, produktif dan berinovasi dimasa pandemi. Acara puncak kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 16 Desember di ICE BSD," kata Dirjen Binalavotas, Budi Hartawan ditulis Jumat (10/12/2021).
Pelatihan Vokasi Award ini juga diharapkan menjadi titik awal dari penguatan kelembagaan pelatihan vokasi agar lebih tertata dan tetap melakukan pelatihan serta inovasi-inovasi baru di tengah pandemi Covid-19.
Kategori Nominasi
Penganugerahan Pelatihan Vokasi Award ini akan ditujukan kepada;
(1) Balai Latihan Kerja Unit Pelaksanaan Teknis Pusat (BLK UPTP);
(2) Balai Latihan Kerja Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (BLK UPTD);
(3) Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Swasta;
(4) Lembaga Pelatihan Kerja Perusahaan;
(5) Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK);
(6) Perusahaan Penyelenggara Pemagangan Dalam Negeri;
(7) Penyelenggara Pemagangan di Luar Negeri (Sending Organization);
(8) Lembaga Sertifikasi Profesi – P2;
(9) Instruktur;
(10) Lulusan Pelatihan;
(11) Insan Pionir Vokasi Indonesia.
Seleksi Berdasarkan Dewan Juri
Baca Juga: Anies Baswedan Temui Massa Buruh di Depan Balai Kota
Kegiatan ini diselenggarakan secara terencana, sistematis, dan terpadu dengan pendekatan awareness, improvement dan maintenance, melalui 4 (empat) strategi dasar: (1) perbaikan sistem manajemen/birokrasi; (2) pengembangan inovasi dan teknologi; (3) pengembangan kualitas SDM; dan (4) pengembangan budaya produktif.
Penentuan subjek yang layak untuk memperoleh penganugerahan Pelatihan Vokasi Award dilakukan melalui penilaian dengan variabel antara lain: manajemen pelatihan, manajemen SDM dan keuangan, manajemen pemasaran, manajemen kemitraan, manajemen alumni, capaian pembangunan zona integritas, penerapan 5S dan kelengkapan proposal.
Sedangkan untuk kategori individu yakni untuk instruktur variabelnya antara lain: administrasi, penilaian kinerja, penerapan 5S, kesehatan dan keselamatan kerja, penghargaan dan inovasi. Sedangkan untuk kategori alumni antara lain: kompetensi, link and match, dan entrepreneurship.
Peserta 5 (lima) besar terbaik akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama Tim Dewan Juri (Kadin, HILLSI, Apindo, Kemnterian PPN/Bappenas, Lembaga Demografi FEBUI, The Prakarsa, FKLPI, LA-LPK, Kantor Staf Presiden, MASKOM, dll) dan akan diambil 3 (tiga) besar yang memperoleh penilaian terbaik pada masing-masing kategori.
Kegiatan Pelatihan Vokasi Award juga menjadi salah satu ajang konsolidasi nasional dalam penguatan lembaga penyelenggara pelatihan kerja, lembaga penyelenggara pemagangan, Lembaga Sertifikasi Profesi – P2, instruktur, lulusan pelatihan terbaik, dan insan vokasi Indonesia dalam membangun jaringan dengan dunia kerja.
Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi Award Tahun 2021 ini akan menjadi sejarah pertama Kemnaker untuk memberikan penghargaan dalam rangka apresiasi kepada lembaga pelatihan maupun individu di tengah pandemi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru
-
IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham