Suara.com - Mantan istri pendiri Amazon sekaligus salah satu orang terkaya di planet bumi, Jeff Bezos, MacKenzie Scott tak main-main dalam aksi sosial yang ia lakukan.
Perempuan yang kini jadi salah satu yang terkaya itu terkenal sebagai salah satu konglomerat yang paling beramal. Namun demikian, ia tak mau menjelaskan jumlah uang yang dia sumbangkan sejak bulan Juni lalu.
"Seberapa banyak atau sedikit uang yang berpindah tangan tidak menjadikannya filantropi," tulis dia dalam suatu blog yang dikutip dari Warta Ekonomi.
Mengutip dari laporan New York Post, sejak berpisah dengan Jeff Bezos, Scott diperkirakan menyumbang hingga USD59,6 miliar (Rp856 triliun) ke berbagai badan amal.
Meski tidak menjelaskan secara jauh kemana uang itu diseumbangkan, namun ia memastikan hal ini merupakan pemberiannya sejak 6 bulan sebelumnya.
Dalam salah satu wawancara, Scott yang kini merupakan orang terkaya ke-23 di dunia tidak mau mengungkapkan terkait donasinya tersebut dan murni disumbangkan atas dasar kemanusiaan.
“Niat dan usaha menjadikannya filantropi. Jika kita mengakui kesamaan semuanya, akan ada lebih banyak lagi," katanya.
“Saya ingin membiarkan masing-masing tim luar biasa ini berbicara sendiri terlebih dahulu jika mereka memilih, dengan harapan ketika mereka melakukannya, media berfokus pada kontribusi mereka daripada kontribusi saya,” sambungnya.
Ia bahkan berharap, media tidak terlalu membesar-besarkan aksi donasi para orang kaya namun lebih fokus pada peristiwa-peristiwa kemanusiaan yang menggugah hati.
Baca Juga: Yuk Kenali Sedekah Minyak Jelantah Tangerang, Selamatkan 911 Juta Liter Pencemaran Air
“Saya harap perhatian apa pun dari tulisan ini jatuh pada kesamaan saya dengan setiap orang yang pernah bertindak berdasarkan dorongan hati untuk membantu seseorang.” ujarnya lagi.
Sementara sang mantan istri panen pujian atas tindakannya, Jeff Bezos justru dikritik karena dituduh pelit dan tidak menandatangani The Giving Pledge, sebuah janji publik bagi para miliarder untuk memberikan sebagian besar harta mereka.
Scott menandatangani janji tak lama setelah mengumumkan perceraiannya dari Bezos pada Mei 2019. Sementara Bezos telah meningkatkan janji amalnya dalam beberapa tahun terakhir, namun dia masih menghadapi kritik karena tidak berbuat lebih banyak.
Berita Terkait
-
Harta Tak Dibawa Mati, Salah Satu Orang Terkaya Indonesia Ajak Konglomerat Rajin Berbagi
-
5 Amalan Hari Jumat yang Rugi Jika Dilewatkan dan Keutamaan Hari Jumat
-
Bentuk Layanan Lembaga Amil Zakat untuk Meningkatkan Loyalitas Muzakki
-
3 Amalan yang Tidak Terputus Meskipun Telah Meninggal Dunia
-
Yuk Kenali Sedekah Minyak Jelantah Tangerang, Selamatkan 911 Juta Liter Pencemaran Air
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat