Suara.com - Perhelatan tahunan, Persatuan Dokter Spesialis Bedah Umum Indonesia (PABI) digelar di Pekanbaru, 1 - 3 Desember 2021 dengan tema “Meningkatkan Kualitas Kompetensi Spesialis Bedah Umum dalam Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia.”
Acara yang digelar di Labersa Grand Hotel & Convention Pekanbaru ini diikuti oleh sekitar 1,000 peserta naker Spesialis Bedah Umum dan Spesialis selain Bedah Umum, Dokter Bedah Sub Spesialis, Peserta Didik Calon Spesialis Bedah/Residen, serta dokter umum yang tersebar di seluruh Indonesia. Di tahun ini, kegiatan dilakukan secara hybrid dengan penerapan protokoler kesehatan yang ketat.
Selain itu terdapat beberapa peserta lainnya, seperti kalangan rumah sakit dan para pemasok produk support bedah umum, salah satunya PT Sometech Indonesia. Yang terfokus kepada pengadaan barang/alat kesehatan khusus bedah klinik dan rumah sakit.
“Perkembangan industri kedokteran khususnya bedah di Indonesia sangat berkembang secara cepat. Perkembangannya sangat signifikan. Saat ini fokus produk kami lebih ditujukan kepada alat penunjang bedah umum yang sangat membantu para dokter spesialis bedah melakukan tugasnya. Sampai saat ini telah banyak rumah sakit yang melakukan uji coba penggunaan produk kami dan membelinya karena sangat membantu proses tindakan medis kepada pasien," jelas Maya Sumbi mewakili PT Sometech Indonesia ditulis Rabu (15/12/2021).
Alat kesehatan tersebut diantaranya Radio Frequency (RF) surgical device dengan brand Dr. Oppel dan Ultrasonic Surgical System dengan brand Innolcon. Keduanya telah banyak dipergunakan oleh para dokter spesialis Bedah Umum dalam berbagai tindakan medisnya.
Salah seorang dokter yang ikut dalam acara ini, Dr. Tony Sukentro, Sp.B yang juga menjadi tim dokter bedah di RS. Omni Hospital Pulomas. Dokter yang telah banyak menangani kasus bedah umum ini telah familiar dengan proses pembedahan mempergunakan teknologi ultrasonic.
“Teknik ini mampu mengatasi penyakit pasien seperti misalnya operasi wasir dengan teknik minimal invasif atau tanpa pisau bedah, kemampuan penyembuhan yang jauh lebih cepat tanpa rasa sakit akibat pengaruh operasi, luka yang minimal, dan menggunakan alat bedah yang menghasilkan getaran Ultrasonic sehingga sangat aman terhadap pasien” ujar dr. Tony Sukentro.
Lebih lanjut, dr. Tony menambahkan bahwa proses operasi dengan teknik Ultrasonic dan RF tidak memerlukan proses penjahitan, mengurangi aliran darah ke anus dan membantu hemoroid kempes dengan sendirinya. Yang paling terkini dari pengobatan mempergunakan Radio Frequency (RF) dan Ultrasonic adalah penanganan operasinya.
Pasien tidak perlu melalui proses rawat inap setelah tindakan medis yang dilakukan, dan biaya pengobatan kepada para pasien akan sangat terjangkau. Hal ini yang menjadikan teknologi mempergunakan getaran ini menjadi referensi bagi dokter dan pasien.
Baca Juga: Meski Pandemi, Inovasi Alat Kesehatan di Indonesia Justru Makin Maju
Selain itu, dalam kegiatan kali ini, PT Sometech Indonesia juga tetap memfokuskan pemasaran produk-produk andalannya yang lain, seperti headlamp dari Dr. Kim yang telah banyak dipakai oleh berbagai rumah sakit di Indonesia, MGB laparoscopy, Laport MU disposable trocar, Lapsingle trocar single port, sampai Metaclip polymer ligating clip untuk membantu berbagai tindakan medis bedah.
“Harga bersaing dan dapat membantu masyarakat Indonesia merupakan salah satu yang kami perhitungkan. Karena pengobatan kepada pasien akan bergantung kepada peran alat penunjang treatment-nya. Dan kecanggihan alat kami akan sangat membantu pekerjaan seorang dokter bedah untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan kebutuhannya,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar
-
Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak
-
Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was
-
OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar
-
Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif
-
Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!
-
Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat
-
Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung
-
Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG
-
Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI