Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melihat dunia sedang menghadapi tekanan yang tinggi. Mulai dari rantai pasok, globalisasi pasar, hingga disrupsi ekonomi.
Bahkan, ia menggambarkan keadaan dunia seperti film-film superhero Marvel di mana terdapat musuh yang bisa mengahancurkan dunia.
"Tentu kita pernah mengingat pidato bapak Presiden mengenai Thanos ya, dimana beliau menyampaikan ini adalah sebuah kekuatan besar yang ingin menghancurkan dunia, karena itu pada saat itu kita perlu Avengers. Avengers terdiri dari tokoh-tokoh seperti Thor, Hulk, dan lain-lain," ujar Erick dalam Akselerasi Generasi Digital, Rabu (15/12/2021).
"Artinya apa? sama seperti yang terjadi hari ini. Bagaimana seluruh dunia menghadapi tekanan, tekanan daripada perubahan supply chain yaitu dengan globalisasi pasar yang makin terbuka, disrupsi ekonomi yang juga bisa menggantikan manusia dengan robotik, dan kesempatan usaha juga berubah," tambah dia.
Ketua Pelaksana KPCPEN ini melanjutkan, dunia juga tengah menghadapi tekanan kesehatan dengan adanya pandemi Covid-19. Bahkan, banyak tokoh-tokoh dunia yang meninggal dunia akibat pandemi Covid-19.
"Dan untuk membentuk tokoh-tokoh besar itu butuh waktu 20-30 tahun. Artinya apa? sama seperti Marvel yang membikin universe dunia baru pasti penuh dengan tantangan baru, perlu superhero baru," ucap Erick.
Butuh ekosistem usaha baru untuk menghadapi tantangan dunia baru. Ekosistem baru ini, tutur dia, juga mengikuti perkembangan digital.
Maka dari itu, Erick juga meminta para BUMN-BUMN bisa menciptakan ekosistem bisnis baru yang bisa melawan tekanan-tekanan dunia
"Kita harus memastikan ekosistem ini yanh menang karena kalau tidak ekosistem kita akan dimakan oleh orang lain," pungkas Erick.
Baca Juga: Merah Putih Fund Bakal Fokus Bantu Startup Muda dengan Valuasi 200 Juta Dolar AS
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tumbuh Double Digit Sepanjang 2025, BRI Bukukan Laba Rp57,13 Triliun
-
Berbalik Melonjak, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini
-
Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Ancam Industri Kretek dan Lapangan Kerja
-
Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat ke Level Rp16.754
-
Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI
-
IHSG Fluktuatif di Awal Perdagangan, Cermati Support 8.200
-
Gen Z Terjepit 'Sandwich Generation' Begini Strategi Prudential Siapkan Dana Mapan
-
Studio Toge Productions Pertimbangkan Pergi dari Indonesia Usai Ngaku 'Dipalak' Pajak
-
Strategi Live Maraton dan Konten Kreatif Jadi Kunci Dongkrak Transaksi E-Commerce di Musim Ramadan
-
Mantan Bos GoTo Bongkar Asal-Usul Dana Rp809 M di Sidang Chromebook: Hasil 32 Juta Lembar Saham Baru