Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai ibu-ibu atau emak-emak sangat berjasa bagi perekonomian nasional. Erick kemudian mengingat ajaran ibunya.
"Seperti yang selalu diajarkan Ibu saya. Perjuangan dan kerja kerasnya selalu menginspirasi untuk selalu membawa kebaikan dan perubahan. Terima kasih kepada Ibu saya sehingga bisa mendidik saya sampai hari ini. Terima kasih Ibu, selamat Hari Ibu," kata Erick seperti dikutip akun instagram pribadinya @erickthohir, Kamis (23/12/2021)
Erick menuturkan, sejak awal Kementerian BUMN berkomitmen terhadap para perempuan, baik dari penempatan direksi perempuan hingga program-program untuk membantu ibu-ibu nasabah PNM Mekaar.
Ia memastikan transformasi human capital, terutama kepemimpinan perempuan di BUMN benar-benar terjadi.
"Kami tentu sekarang berterima kasih sama ibu-ibu, sekarang ini kita sudah 10,1 juta ibu-ibu yang bergabung di program PNM Mekaar," ucap Erick.
Erick menargetkan jumlah ibu-ibu yang bergabung dalam program Mekaar bisa terus bertambah hingga 20 juta orang.
"Dengan segala kerendahan hati, saya berharap ibu-ibu tetap bekerja keras karena tidak mungkin kami di pemerintahan tidak bisa berjalan dengan baik kalau tidak ada dorongan dari rakyatnya, terutama ibu-ibu," lanjut Erick.
Perjuangan ibu-ibu kata Erick, sungguh luar biasa. Selain memastikan anak-anaknya bisa sekolah dan punya karakter baik, tetapi kadang-kadang banyak ibu-ibu juga membantu suaminya untuk mendapatkan nafkah baru.
Erick menyebut para account officer (AO) PNM Mekaar membantu ibu-ibu prasejahtera dalam meningkatkan usaha dan memastikan program Mekaar dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan ekonomi.
Baca Juga: Relawan Deklarasikan Dukungan kepada Erick Thohir Maju Pilpres 2024
"Saya mengapresiasi kinerja AO PNM yang terus membantu para pelaku UMKM untuk naik kelas. Terima kasih atas perjuangan kalian, Kartini Indonesia," pungkas Erick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara