Suara.com - Divisi Cloud Google belum lama ini resmi mengakusisi perusahaan rintisan keamanan siber asal Israel, Siemplify untuk memperkuat sistem keamanan mereka.
Mengutip laporan Reuters pada Rabu (5/1/2021), Google menggelontorkan dana 500 juta dolar Amerika Serikat demi pembelian ini.
Siemplify adalah perusahaan cyber security yang dipimpin CEO Amos Stern, yang fokus bergerak dalam bidang orketrasi keamanan, solusi otomasi dan respons.
Perusahaan rintisan ini berhasil mendapatkan dukungan dana 58 juta dolar AS dari sejumlah investor, antara lain G20 Ventures dan 83North.
Menurut Google, platform Siemplify akan diintegrasikan ke komputasi awan Google Cloud dan menjadi pondasi kapabilitas yang akan mereka investasikan.
Pembelian ini akan membantu Google mencari talenta keamanan siber dari Timur Tengah, Siemplify merupakan kesepakatan bisnis pertama Google di Israel.
Presiden AS Joe Biden tahun lalu berinvestasi senilai 10 miliar dolar selama lima tahun ke depan untuk bidang keamanan siber.
Dana ini digelontorkan setelah ada kenaikan serangan siber dan kebocoran data di negara Amerika Serikat.
Baca Juga: Duh, Israel Perintahkan Bongkar Bangunan Palestina hingga Masjid di Tepi Barat
Berita Terkait
-
Beri Dukungan untuk Palestina, Emma Watson Dapat Kecaman Keras dari Israel
-
Israel Perintahkan Bongkar Bangunan dan Masjid di Palestina
-
Begini Tanggapan Pasien Pertama yang Menerima Obat Covid-19 Paxlovid
-
Israel Perintahkan Bangunan Warga Palestina Dibongkar, Termasuk Masjid di Area C
-
Duh, Israel Perintahkan Bongkar Bangunan Palestina hingga Masjid di Tepi Barat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
IHSG Langsung Jatuh di Pembukaan Senin Setelah Dihantam Kabar Pejabat OJK Mundur
-
BEI Pasrah Bareskrim Telusuri Praktik Goreng Saham
-
Danantara Berpeluang Genggam Paling Banyak 30% Saham BEI
-
OJK Keluarkan 8 Aksi Reformasi BEI
-
IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Emas Dunia Diproyeksi Koreksi
-
Harga Emas Stabil Hari Ini, Valuasi Alternatif Antam di Bawah 3 Jutaan
-
Profil PT Darma Henwa Tbk (DEWA), Emiten Kontraktor Tambang Grup Bakrie
-
Beda Emerging Market dan Frontier MSCI, Sinyal Bahaya Bagi Pasar Modal
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok