Suara.com - Perkembangan teknologi dan wabah virus corona membuat masyarakat Indonesia semakin condong memanfaatkan platform teknologi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga menciptakan peluang bisnis bagi pelaku UMKM.
Salah satu platform e-commerce di Indonesia, Tokopedia pada Kamis (6/1/2021) menyampaikan deretan temuan menarik terkait tren jual-beli daring masyarakat sepanjang 2021.
Tokopedia mencatat bahwa Medan, Bandung dan Surabaya menjadi kota dengan penjualan tertinggi sepanjang 2021.
"Medan, Bandung dan Surabaya menjadi beberapa contoh kota dengan penjualan paling tinggi di Tokopedia. Ini didorong oleh kehadiran inisiatif Hyperlocal, seperti digitalisasi pasar, Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dan lainnya," kata VP of Corporate Affairs Tokopedia, Nuraini Razak.
"Inisiatif Hyperlocal Tokopedia yang terdiri dari berbagai turunan kampanye dan dipersonalisasi berdasarkan kebutuhan setiap daerah ini - ditujukan mendekatkan pembeli dengan penjual setempat agar belanja online bisa lebih efisien dan UMKM di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh," tambah Nuraini.
Verne Indonesia, UMKM kerajinan kulit dari Surabaya, yang menjadikan Tokopedia sebagai jalur utama untuk penjualan, mencatat peningkatan jumlah transaksi hampir 2x lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menambahkan, kategori favorit masyarakat diraih oleh produk di Kategori Rumah Tangga, Fesyen serta Olahraga dan Hobi.
Berbagai kampanye yang dihadirkan Tokopedia telah mendorong melejitnya masing-masing kategori tersebut, seperti Home Living SALEbrations, Festival Fashion Lokal Jawa Barat atau Tokopedia Fashion Week, Sportacular lain-lain.
Sementara, produk yang paling diburu yakni masker, kaos dan sepatu sneakers menjadi produk paling populer selama 2021 di Tokopedia.
Baca Juga: Dampak Perkembangan Teknologi Digital di Era Revolusi 4.0
Nuraini menuturkan, penjualan sepatu sneakers yang meningkat didorong oleh berbagai inisiatif yang dilakukan Tokopedia bersama UMKM industri fesyen lokal, contohnya gerakan Bersebelas #MelangkahBareng.
"Ngopi dan ngemil di rumah menjadi aktivitas yang digemari masyarakat selama 2021. Hal ini terlihat dari kopi gayo dan pisang goreng yang menjadi makanan paling digemari di kampanye Tokopedia Nyam sepanjang tahun lalu," kata Nuraini terkait makanan terlaris.
Meski pandemi masih berlangsung, semangat masyarakat dalam berbagi kebaikan masih sangat tinggi. Sepanjang 2021, masyarakat Indonesia telah mengumpulkan lebih dari Rp160 miliar lewat fitur Donasi, Zakat dan Qurban di Tokopedia.
Berita Terkait
-
Heboh Sindikat Jual Beli Vaksin Booster di Surabaya, Tarifnya Rp250 Ribu
-
Tren Belanja Online 2021, Tokopedia: Pisang Goreng dan Sepatu Paling Laris
-
Perkembangan Robotik Kian Pesat, Baik atau Buruk?
-
Warga Lapor Ada Vaksin Covid-19 Berbagai Merek Dijual di Tokopedia
-
Dampak Perkembangan Teknologi Digital di Era Revolusi 4.0
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong
-
Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?
-
PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya
-
Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat
-
IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak
-
Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun
-
Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026
-
Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS
-
Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid