Suara.com - Konsistensi BRI dalam mendukung kemajuan negeri, khususnya pada sektor pendidikan kembali ditunjukkan melalui kiprah terbarunya, yakni “Magang Kampus Merdeka”. Program kembali dibuka bagi para mahasiswa, khususnya semester 5 dan 6 untuk mendapatkan kemerdekaan belajar di perguruan tinggi, dengan kualitas pembelajaran yang tentunya sangat memadai.
Direktur Human Capital BRI, Agus Winardono menjelaskan mengenai berbagai manfaat yang bisa diperoleh mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu yang mengikuti program unggulan BRI di bidang pendidikan tersebut. Salah satunya adalah pengalaman persiapan memasuki dunia kerja dari salah satu BUMN terbesar, yaitu BRI.
“Ke depan, program ini diharapkan dapat memberi banyak manfaat seperti mentor dari profesional yang berdedikasi di bidangnya, pelatihan sesuai dengan bidang ilmu, sertifikat magang, project yang jelas dan terarah, penguatan relasi dan koneksi hingga pengakuan 20 SKS dari Kemendikbudristek hingga uang saku dan akomodasi,” tutur Agus.
Dalam program ini, BRI menyiapkan 11 project yang dapat diikuti dengan berbagai jurusan yang informasi lebih lanjutnya dapat diakses melalui https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/. Adapun periode pendaftaran hingga 14 Januari 2022.
Periode Program Magang Kampus Merdeka kali ini selama enam bulan, dari 23 Februari 2022 hingga 22 Agustus 2022. Program ini dilakukan secara gratis alias tanpa dipungut biaya.
Agus menjelaskan, tahapan yang sedang berlangsung hingga saat ini adalah pendaftaran Program Magang Kampus Merdeka Cycle 2, dengan total kebutuhan posisi sebanyak 105 orang, sementara calon peserta terdaftar telah mencapai 13.455 pelamar.
“Selanjutnya akan dilakukan seleksi screening administrasi, Brilian Internship Test dengan menggunakan platform, dan interview akhir," jelasnya.
“Program ini diharapkan dapat mencetak para profesional muda yang berdedikasi tinggi, loyal, dan penuh tanggung jawab, sehingga BRI dapat berkontribusi lebih untuk memberi makna Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) atau human capital yang diimplementasikan melalui Program Magang Kampus Merdeka, yang bertujuan untuk mendidik dan mengembangkan bakat-bakat para generasi muda agar lebih optimal dalam menghadapi dunia kerja,” tambahnya.
Baca Juga: BRI Proyeksikan Pertumbuhan Kredit yang Ditopang Segmen UMKM
Berita Terkait
-
Tahun Ini BRI Proyeksikan Pertumbuhan Kredit di Kisaran 8-10% Year on Year
-
Di Masa Pandemi Tahun Ini, BRI Telah Siapkan Sejumlah Antisipasi Tantangan Bisnis
-
BRI Proyeksikan Pertumbuhan Kredit yang Ditopang Segmen UMKM
-
Tahun Ini BRI Siapkan Strategi untuk Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan
-
Dirut BRI: Tahun 2022, Daya Beli Masyarakat Mulai Kembali Pulih
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
ESDM Evaluasi 322 Usulan Wilayah Pertambangan Rakyat Tahun 2025
-
Rupiah Kembali Melemah Terseret Sentimen Global
-
Tekanan Asing Belum Reda, IHSG Anjlok 1,06 Persen Hari Ini
-
Purbaya Yakin IHSG Pulih 3 Hari Lagi
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
Purbaya Tepati Janji Obrak-abrik Bea Cukai, Lantik 22 Pejabat Baru
-
Gegara MSCI, Kekayaan Taipan RI Ludes Rp 367 Triliun, Prajogo Pangestu Paling Banyak
-
Danantara Bikin BUMN Tambang Baru, Purbaya Sebut Lebih Untung Daripada Beli Obligasi
-
OJK Naikkan Batas Free Float Saham ke 15 Persen, Ada Sanksi Untuk Pelanggar
-
Badai MSCI Tumbangkan IHSG, OJK Buka Kantor Darurat di Bursa