Suara.com - Sejak akhir tahun lalu, bank berstatus syariah di bawah naungan BUMN bermigrasi menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Seluruh sistem termasuk cara aktivasi mobile banking pun berubah.
Nasabah diharuskan menyesuaikan diri dengan sistem baru ini. Situs resmi BSI menyebutkan bagi nasabah eks BNI Syariah dan BRI Syariah harus berpindah ke BSI Mobile untuk bertransaksi via mobile banking. Cara aktivasi BSI Mobile Banking bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut.
Pertama setiap nasabah harus memiliki kode aktivasi BSI Mobile. Kode aktivasi BSI Mobile bisa didapatkan dengan mendatangi langsung kantor BSI dan memintanya di bagian Costumer Service, melakukan live chat dengan sistem Live Chat Aisyah pada laman bankbsi.co.id, aktivasi dengan menghubungi BSI Call di nomor 14014o, dan terakhir menghubungi nomor Whatsapp BSI di 0815-8411-4040.
Setelah kode aktivasi didapatkan, nasabah bisa masuk ke dalam aplikasi BSI Mobile. Instal aplikasi terlebih dahulu dengan mendownloadnya di Appstore maupun Playstore. Setelah itu lakukan langkah-langkah berikut ini.
1. Masuk ke aplikasi BSI Mobile dan pilih opsi Sudah Memiliki Rekening.
2. Klik Aktivasi.
3. Masukkan nomor HP dan kode aktivasi yang tadi sudah didapatkan.
4. Kirim SMS verifikasi ke 3339 lalu kembali ke menu utama pada aplikasi BSI Mobile.
5. Terakhir, atur kode PIN transaksi dan kata sandi pada akun anda.
Baca Juga: Analisis Merger pada Bank Syariah Indonesia
Demikian cara aktivasi BSI Mobile yang bisa dilakukan sendiri dari rumah. Saat ini BSI juga mengimplementasikan BI Fast lewat BSI Mobile. Lewat tambahan fitur ini, tarif transfer antar bank menjadi Rp2.500 per transaksi.
Menurut Direktur Information Technology & Operation BSI Achmad Syafii dalam keterangan resminya, layanan BI Fast ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang dinamis di era digital. “Kami menyambut baik dan siap menjadi bank pelaksana, untuk mendukung percepatan serta implementasi digitalisasi ekonomi di Indonesia melalui platform BSI Mobile dan e-channel lainnya,” kata Syafii
Bank Syariah Indonesia menjadi salah satu bank penyedia layanan BI Fast tahap pertama, berdasarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia nomor 23/25/PADG/2021 tentang penyelenggaraan Bank Indonesia fast payment. Masyarakat kini dapat menggunakan fitur BI Fast melalui BSI Mobile, BSI Net, dan Teller di seluruh kantor cabang BSI.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Target Jadi Terbaik di Dunia, Bank Syariah Indonesia (BRIS) Resmi Beroperasi di Dubai
-
Ekonomi Syariah Mulai Bergeliat, Untung BSI (BRIS) Naik 37 Persen
-
QRIS BSI, Belanja dan Sedekah Jadi Mudah
-
7 Universitas Jogja Jurusan Pariwisata Terpopuler 2021
-
KKN di SD Jatimakmur 3, Mahasiswa Sastra Inggris UBSI Edukasi Murid Membuat Masker Darurat
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
-
Purbaya Turun Tangan Selesaikan Proyek Jumbo Gas Abadi Masela
-
Transformasi Gaya Hidup Pintar, Produk Smart Home Makin Canggih Berkat AI
-
Kemenkeu Kantongi Rp 14,15 Triliun dari Penunggak Pajak Jumbo
-
Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Tuntutan Buruh Minta THR Bebas Pajak
-
Klarifikasi DPR soal Polemik MBG Sedot Anggaran Pendidikan
-
BI Ungkap Banyak Orang dan Korporasi Malas Ajukan Kredit Bank
-
Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Gimana Nasib Penerbangan Umrah?
-
Bank Mega Syariah Gaet DPK Lewat Tabungan Kurban
-
Dolar AS Makin Mahal, Cek Kurs Terbaru di Bank Mandiri hingga BCA