Suara.com - Pakar kelautan dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim menyebut, momen i Presidensi G20 pada tahun 2022 ini harus dijadikan sebagai momentum untuk kebangkitan pariwisata bahari nasional.
"G20 bisa digunakan sebagai momentum kebangkitan pariwisata bahari berbasis kerakyatan di Indonesia," kata Abdul Halim kepada Antara di Jakarta, Kamis (13/1/2021).
Abdul Halim menuturkan, daya tarik wisata bahari yang dimiliki beragam daerah di Tanah Air, pemerintah bisa berkolaborasi dengan masyarakat kelautan dan perikanan untuk menyelenggarakan pelbagai seremoni hingga jelang pelaksanaan KTT G20.
Bila bidang pariwisata bahari dapat bergerak kembali dan melesat kinerjanya, maka praktis juga bisa turut mengangkat kinerja lainnya seperti produksi perikanan dan kelautan Nusantara.
Menurut dia, lantaran merebaknya pariwisata bahari juga dapat meningkatkan ekspose berbagai kalangan yang menjadi wisatawan terhadap pengenalan produk dan ekspor produk kelautan dan perikanan Indonesia.
"Kalau pariwisata bergerak, praktis produk perikanan dan kelautan lainnya ikut terangkat, karena di situlah terjadi pengenalan produk, ekspor produk," paparnya.
Abdul Halim berpendapat bahwa seluruh provinsi di Indonesia memiliki potensi yang sama besar terkait pariwisata bahari, bergantung kepada kesiapan kolaborasi pusat dan daerah untuk memfasilitasi kebangkitan pariwisatanya, misalnya kesiapan jalur transportasi dan akomodasi atau tmpat penginapan.
Sebagaimana diwartakan, Kepala Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir Bungus KKP, Nia Naelul Hasanah Ridwan, menerangkan bahwa pariwisata bahari merupakan segmen pariwisata terbesar, terutama untuk negara dengan pesisir dan pulau-pulau kecil yang mengandalkan ekosistem laut yang sehat.
Untuk itu, ujar dia, pengembangan pariwisata harus menjadi bagian dari pengelolaan wilayah pesisir terpadu untuk membantu melestarikan ekosistem yang rapuh dan berfungsi sebagai wahana untuk mempromosikan ekonomi biru.
Baca Juga: Kabar Taman Burung Rp3 M di Siak: Elang Tak Sendiri Lagi, Jaring Pengaman Rusak
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, optimistis wisata bahari dapat menjadi pilihan utama masyarakat, pasalnya KKP memiliki pesisir dan ruang laut dari Sabang hingga Merauke yang bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata bahari.
Berita Terkait
-
Keindahan Curug Cibulao, Wisata Alam Air Biru di Kabupaten Bogor
-
Kebun Raya Bali Menjadi Salah Satu Tempat Piknik Favorit Keluarga di Bedugul
-
Mulai April, Thailand akan Kenakan Tarif Terhadap Turis Asing
-
Tinggal Menunggu Disahkan, Tarif Retribusi Pantai di Bantul Naik Rp5000
-
Kabar Taman Burung Rp3 M di Siak: Elang Tak Sendiri Lagi, Jaring Pengaman Rusak
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan