Suara.com - Sebuah permata hitam langka akan dilelang Penyelenggara Sotheby's pada Februari tahun ini. Permata hitam yang dijuluki dengan sebutan Enigma itu dianggap sebagai salah satu berlian paling berharga di dunia.
Tak tanggung-tanggung, berlian hitam 555,55 karat ini tidak hanya diklaim sebagai berlian warna hitam mewah terbesar di dunia. Pada 2006 silam, berlian yang sama juga dinobatkan sebagai berlian potong terbesar di dunia oleh Guinness Book of World Records.
Berlian yang juga dikenal dengan sebutan berlian carbonado itu, mengutip dari The Hill, diyakini oleh banyak orang berasal dari luar angkasa.
"Dengan berlian karbonado, kami percaya bahwa mereka terbentuk melalui asal-usul luar angkasa, dengan meteorit bertabrakan dengan Bumi dan membentuk disposisi uap kimia atau memang berasal dari meteorit itu sendiri," kata Sophie Stevens, spesialis perhiasan di Sotheby's Dubai, kepada The Associated Press.
Saat ini, perhiasan mewah itu tengah dibawa dalam tur pameran mulai dari Dubai hingga Los Angeles. Permata langka itu akan dilelang di London.
Penawaran akan dimulai pada 3 Februari, dan berlian itu diperkirakan akan dilelang setidaknya dengan harga 5 juta pound Inggris, atau $6,8 juta atau sekitar Rp97,8 miliar. Sotheby mengatakan akan menerima pembayaran cryptocurrency untuk berlian tersebut.
Berita Terkait
-
Metaverse: Menjanjikan, Tetapi Sembunyikan Masalah Serius
-
Enigma, Berlian Hitam Terbesar di Dunia yang Beratnya 555,55 Karat
-
Bank of America Sebut Kripto Solana Sebagai Instrumen Komponen Masa Depan
-
10 NFT Termahal di Dunia, Harganya Bukan Kaleng-kaleng Ada yang Sampai Rp 1 Triliun!
-
Kemenkominfo Sarankan Masyarakat Beli Aset Kripto yang Kantongi Izin Regulator
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi