Suara.com - Seiring dengan kemajuan teknologi, saat ini banyak sekali kemudahan yang ditawarkan kepada masyarakat. Salah satunya adalah mendapatkan dana pinjaman yang mudah dan cepat. Ketika Anda membutuhkan dana mendesak, tentu berbagai cara ini akan sangat membantu. Lalu, apa saja cara tersebut?
4 Cara Mendapatkan Dana Cepat
Idealnya memang seharusnya seseorang memiliki persiapan dana darurat yang dapat digunakan untuk keperluan mendesak. Mengingat tidak ada yang tau kapan seseorang mengalami musibah, entah berupa kehilangan suatu barang, kecelakaan, sakit ataupun kerusakan suatu barang. Oleh karena itu penting untuk memiliki keuangan darurat yang dapat digunakan sewaktu-waktu.
Lantas bagaimana jika Anda tidak memiliki simpanan dana darurat tapi memerlukan dana dalam waktu cepat. Tidak perlu khawatir, inilah beberapa cara yang bisa Anda terapkan:
1. Meminjam Uang pada Keluarga, Kerabat ataupun Teman
Cara paling umum yang dapat Anda lakukan saat membutuhkan dana cepat adalah dengan meminjam pada keluarga ataupun teman. Mungkin memang tidak bisa dijamin ketersediaan dana yang dibutuhkan. Namun keluarga merupakan seseorang yang paling dekat dengan Anda. Oleh karena itu biasanya dengan meminjam pada keluarga memiliki peluang besar dalam memberikan bantuan kepada Anda.
2. Menjual atau Menggadaikan Aset yang Dimiliki
Ketika membutuhkan dana cepat, Anda dapat memilih untuk menjual aset kekayaan yang Anda miliki. Bentuk aset yang dapat dijual diantaranya berupa perhiasan berharga, kendaraan bermotor, tanah, bangunan, dan lain sebagainya yang memiliki nilai jual ekonomi.
Jika hanya membutuhkan dana dan tidak ingin kehilangan aset yang dimiliki, Anda dapat memilih untuk menggadaikan aset dan barang berharga. Barang barang yang dapat digadaikan diantaranya perhiasan, berlian, emas batangan, barang elektronik dan juga BPKB kendaraan. Tentu saja saat memilih untuk menggadaikan barang berharga, harap memilih penyedia layanan jasa pegadaian resmi yang aman.
Hal ini agar Anda merasa tenang dan aman mempercayakan barang berharga. Tentu pilihan untuk menggadaikan barang berharga dapat tetap harus disesuaikan dengan kemampuan pengembalian, sebab jika tidak maka Anda dapat kehilangan barang yang sudah digadaikan.
3. Mengajukan Pinjaman Bank
Cara paling umum yang dapat Anda gunakan saat memerlukan dana besar adalah dengan mengajukan pinjaman pada bank. Dalam mengajukan pinjaman pada bank, terdapat beberapa persyaratan yang harus dilengkapi. Anda juga diharapkan untuk membawa beberapa dokumen yang diminta oleh pihak bank. Dokumen yang diminta biasanya sesuai dengan kebijakan bank pemberi pinjaman, namun pada umumnya dokumen yang diminta berupa:
- Fotocopy bukti identitas diri berupa KTP, dan KK
- Melampirkan fotocopy buku nikah jika telah menikah
- Fotocopy NPWP
- Melampirkan surat cerai jika sudah bercerai
4. Mengajukan Pinjaman pada Perusahaan Fintech Resmi
Cara selanjutnya adalah dengan mengajukan pinjaman dana pada perusahaan fintech yang resmi dan sudah terdaftar. Saat ini pinjaman online memang sangat populer. Apalagi proses pengajuannya yang tidak ribet dan juga persyaratannya yang sedikit. Pencairan dana pada pinjaman online juga terbilang sangat cepat, hanya dalam hitungan jam atau hari.
Akan tetapi perlu diingat bahwa Anda tetap harus memilih perusahan fintech legal, seperti contohnya Tunaiku. Tujuannya supaya tidak terjebak pada praktek penipuan pinjol yang ilegal. Tunaiku merupakan produk dari PT Bank Amar Indonesia Tbk yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Unduh aplikasi Tunaiku di Google Playstore maupun App store dan ajukan pinjaman dengan cepat dan mudah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih