Suara.com - Harga emas naik tinggi pada perdagangan akhir pekan lalu ke posisi tertinggi hampir dua bulan karena kekhawatiran atas melonjaknya inflasi.
Selain itu juga karena meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina mendorong permintaan terhadap logam safe-haven.
Mengutip CNBC, Senin (14/2/2022) pasar Spot, harga emas naik 1,6 persen menjadi USD1,855,17 per ounce. Ini adalah level tertinggi sejak 19 November, dan bersiap untuk kenaikan mingguan sebesar 2,5 persen.
Sedangkan di pasar berjangka, emas ditutup naik 0,3 persen pada harga USD1,842,1.
Serangan Rusia di Ukraina dapat dimulai kapan saja dan kemungkinan akan dimulai dengan serangan udara, kata penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan, Jumat.
"Emas tampak dalam jajaran beberapa arus masuk ke aset safe-haven karena terdapat risiko geopolitik dan kekhawatiran tentang dampak suku bunga yang lebih tinggi terhadap pertumbuhan global," kata Chris Gaffney, analis di TIAA Bank.
Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang melonjak dan sering digunakan sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian politik dan keuangan.
Ketegangan Ukraina yang meningkat mempercepat aksi jual di Wall Street. Pasar ekuitas AS telah menurun di sesi sebelumnya setelah data menunjukkan kenaikan inflasi tahunan terbesar dalam 40 tahun terakhir, meningkatkan tekanan pada Fed untuk secara agresif menaikkan suku bunga.
Harga logam berharga lainnya seperti perak naik 1,3 persen menjadi USD23,48 per ounce, platinum naik 0,4 persen menjadi USD1,030,49 dan paladium naik 2,9 persen menjadi USD2,320,18.
Baca Juga: Anjlok Rp 4.000, Berikut Daftar Lengkap Harga Emas Antam Jelang Akhir Pekan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi