Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan sistem informasi pemenuhan batu bara untuk dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) oleh para produsen.
Menteri ESDM Arifin Tasrif menjelaskan, nantinya para produsen batu bara melaporkan setiap bulan pemenuhan DMO sebelum melakukan ekspor di sistem informasi tersebut.
Sehingga, bisa diketahui produsen mana saja yang belum atau sudah memenuhi DMO. Sistem informasi, kata dia, ini juga bisa diakses oleh publik.
"Kami menyiapkan sistem informasi ini bisa diakses, yang akan memberikan laporan bulanan, laporan daripada kapal ketibaan kapal itu tiap hari bisa dimonitor," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI pada Kamis (17/2/2022).
Arifin melanjutkan, jika kedapatan produsen tidak dapat memenuhi DMO batu bara, maka izinnya ekspornya akan ditangguhkan sementara sampai DMO bisa dipenuhi.
"Jadi dalam satu bulan perusahaan tersebut tidak menyampaikan tidak memenuhi DMO, maka otomatis izin ekspornya bisa diblok," ucap Arifin.
Selain itu, tambah Arifin, pihaknya bersama Kementerian keuangan juga membuat sistem yang dinamakan Simbara untuk memonitor jumlah barang dan PNBP yang dihasilkan dari kegiatan batu bara.
"Jadi mengenai DMO ini betul-betul mendapatkan perhatian penuh, sebagaimana kita sampaikan kami sedang mengevaluasi industri DMO, mengenai berapa harga-harga yang patut dikenakan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
IHSG Awal Tahun Ditutup Menguat, Menkeu Purbaya: Siap To The Mars!
-
Target Harga Emas dan Perak 2026, Mampu Tembus Rekor Baru?
-
Pemerintah Mau Stop Kran Impor Gula, Spekulan Siap Ambil Untung
-
Bulog Potong Jalur Distribusi, Harga MinyaKita Dijamin Sesuai HET Rp 15.700 per Liter