Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan perannya sebagai jembatan bisnis antara Indonesia dan dunia. Penegasan ini cukup beralasan mengingat BNI memiliki Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) di pusat bisnis Internasional, yakni di Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, dan New York, serta satu sub branch di Osaka yang menjadi pintu masuk bagi potensi-potensi bisnis baik itu dari luar negeri ke Indonesia, maupun dari Indonesia ke luar negeri.
Kali ini, melalui kantor cabang Tokyo, BNI menandatangani kerjasama pembiayaan dengan Dopang Co Ltd dalam penyaluran fasilitas pembiayaan bagi Diaspora Indonesia yang memiliki usaha segmen Small Medium Enterprise (SME) melalui Diaspora Loan.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Acting General Manager BNI Tokyo Dyah Paramita Novia Putri dengan Founder Dopang Co Ltd Tania Mirella disaksikan oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia Tri Purnajaya di Kantor BNI Tokyo, Jepang, Jumat, (18/2/2022).
Pemberian Diaspora Loan ini merupakan salah satu wujud komitmen BNI cabang Tokyo dalam mendukung Diaspora Indonesia di luar negeri dan juga hasil kolaborasi dengan SME center di Jepang, yang merupakan wadah untuk mendukung pelaku SME di Indonesia untuk masuk ke pasar Jepang, yang diinisiasi oleh KBRI Tokyo.
"Langkah ini sejalan dengan misi BNI yaitu memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global, salah satunya dengan pembiayaan bagi Diaspora Indonesia yang memiliki usaha di negara mereka khususnya segmen SME," ujar Henry Panjaitan selaku Direktur Treasury dan Internasional BNI.
“Diaspora Loan merupakan pinjaman/pemberian kredit bagi Diaspora Indonesia dan di desain secara komprehensif serta prudent untuk mengakomodir kebutuhan Diaspora Indonesia dalam mengembangkan usahanya di luar negeri,” tambah Henry.
Aktivitas Dopang Co Ltd
Saat ini Diaspora Indonesia di Jepang berjumlah sekitar 66.000 jiwa dengan berbagai profesi dan usaha, salah satunya yaitu Dopang Co Ltd yang memiliki misi Connecting Indonesia and Japan’s Small Medium Business for a better world.
Dopang Co Ltd telah mengembangkan platform online maupun offline untuk mempertemukan pelaku industri kreatif SME di Indonesia dan Jepang. Beberapa proyek yang sedang dikerjakan Dopang Co Ltd saat ini antara lain “Gengoya” dan “Dentayori”.
Baca Juga: 4 Saham Rekomendasi untuk Jangka Panjang, Perhatikan Masing-masing Sektor Paling Untung
Dentayori adalah platform blended learning dan career planning untuk komunitas kedokteran gigi yang muda dan mengglobal. Proyek ini dimulai dengan kolaborasi antara tim multinasional dengan berbagai keahlian: Kedokteran gigi, EdTech, HR dan Bisnis Sosial. Adapun Gengoya merupakan platform pembelajaran bahasa Jepang berbasis minat yang mengkombinasikan kosakata dan ilustrasi.
Misi Dopang Co Ltd adalah untuk memotivasi audiens untuk belajar Bahasa Jepang dan membantu mereka menambah perbendaharaan kata-kata dengan cara yang seru, menggunakan strategi Omnichannel yang dirancang untuk masyarakat modern.
Selain proyek-proyek tersebut, Dopang Co Ltd juga menjalankan bisnis translation dan advisory & assistant bagi para UKM. Dopang Co Ltd juga merupakan jebolan kegiatan “Bootcamp for Indonesian and Japanese Technopreneuer” yang diinisiasi oleh KBRI Tokyo di bulan Oktober 2021 dengan semangat untuk mendukung visi Indonesia sebagai “Digital Energy of Asia” dan pengembangan sektor ekonomi digital dan kreatif.
Ke depannya, BNI cabang Tokyo juga akan terus fokus dan berperan aktif dalam memfasilitasi Indonesia related business di Jepang dan memberikan layanan internasional terbaik untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global.
Tag
Berita Terkait
-
Kepercayaan Nasabah Meningkat, Dana Kelolaan BNI Emerald Capai Rp166 Triliun
-
BNI Asset Management Terbitkan Reksa Dana Berbasis Indeks Obligasi
-
BNI Alokasikan Capex TI 3% dari Pendapatan
-
Berikut Jadwal Lengkap Pertandingan Proliga 2022 Putaran Kedua
-
Cara Transfer Antarbank Tarif Rp 2500 Melalui ATM atau Aplikasi dari BRI, BCA, Mandiri dan BNI, Gampang!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun