Suara.com - Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corp., telah memerintahkan karyawan mereka yang berbasis di Rusia untuk kembali ke Jepang demi keselamatan mereka di tengah krisis Ukraina.
Mengutip dari Kyodo, Selasa (8/2/2022), Toyota mengevakuasi sekitar 30 karyawan dan 20 anggota keluarganya. Toyota mengatakan keputusannya berdasarkan saran dari pemerintah Jepang dan situasi bisnis lokal.
Toyota juga menangguhkan operasi di pabriknya di St. Petersburg Jumat lalu karena gangguan rantai pasokan.
Tidak hanya Toyota, Nissan Motor Co., Subaru Corp. dan Mitsubishi Motors Corp. juga telah membuat pengaturan serupa.
Nissan pada Senin mengatakan akan segera menghentikan sementara produksi di pabriknya di kota Rusia. Total 347 perusahaan Jepang beroperasi di Rusia pada Februari, menurut perusahaan riset kredit Teikoku Databank Ltd.
Di antara mereka, 45 persen adalah pembuat mobil dan pabrikan lainnya. Pedagang grosir, termasuk rumah perdagangan, menyumbang 25 persen, sementara jasa dan sektor keuangan masing-masing menyumbang 10 persen, katanya.
Perusahaan telekomunikasi KDDI Corp juga mengatakan berencana untuk mengevakuasi karyawan dari Rusia.
Berita Terkait
-
Demi Keselamatan Karyawan dalam Situasi Krisis Rusia-Ukraina, Toyota Lakukan Evakuasi
-
WNI di Ukraina yang Pulang ke Bali Mengaku Masih Trauma
-
Kesal dengan Israel, Dubes Ukraina Yevgen Korniychuk Pakai Helm saat Konferensi Pers
-
AS dan Eropa Akan Larang Impor Minyak Rusia, Harga Minyak Dunia Pecah Rekor Lagi
-
The Best 5 Oto: Hyundai Pasang Target 2030, Volkswagen Siapkan Pabrik untuk Trinity, Elon Musk Bicara Minyak Dunia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?