Suara.com - CEO Tesla Elon Musk membagikan tips bagi orang banyak yang ingin berinvestasi. Terutama investasi saat keadaan sedang inflasi tinggi.
Lewat twitter pribadinya, Orang terkaya di dunia ini merekomendasikan berinvestasi di sektor properti.
"Umumnya lebih baik memiliki barang fisik seperti rumah atau saham di perusahaan yang menurut Anda menghasilkan produk bagus, daripada menyimpan uang Anda secara tunai," ujar Elon Musk seperti dikutip dari CNBC, Selasa (15/3/2022).
Rekomendasi Elon Musk sejalan dengan saran dari investor kawakan Warren Buffet yang mana menyarankan orang banyak berinvestasi di saham-saham perusahaan yang menciptakan produk-produk yang terkenal.
"Jika Anda memiliki perusahaan Coca-Cola, Anda akan mendapatkan bagian tertentu dari tenaga kerja orang 20 tahun dari sekarang dan 50 tahun dari sekarang untuk produk Anda dan itu tidak ada bedanya. apa yang terjadi dengan tingkat harga," kata Buffet.
Inflasi terus meningkat sepanjang musim dingin. Harga konsumen AS naik 7,9% dari tahun ke tahun, yang merupakan lompatan tertinggi dalam 40 tahun . Kenaikan harga gas paling berpengaruh terhadap inflasi, diikuti oleh hotel, mobil sewaan dan furniture.
Semakin tinggi tingkat inflasi, semakin cepat uang kehilangan nilainya. Investasi, di sisi lain, umumnya tumbuh dari waktu ke waktu. Itu sebabnya selama periode inflasi tinggi, Musk dan Buffett sama-sama merekomendasikan untuk berinvestasi di perusahaan kuat yang sahamnya cenderung tetap konsisten.
Namun, penting untuk diingat bahwa pengambilan saham bisa berisiko, dan bahkan jika sebuah perusahaan berkinerja baik di masa lalu, tidak ada jaminan sahamnya akan naik di masa depan.
Sebaliknya, banyak ahli, termasuk Buffett, merekomendasikan untuk berinvestasi dalam dana indeks berbiaya rendah, yang tidak terlalu bergejolak, namun tetap memanfaatkan pertumbuhan pasar.
"Beli secara konsisten dana indeks berbiaya rendah S&P 500," imbuh Buffet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar