Suara.com - The Pade Hotel & Resort Group melebarkan sayap bisnisnya ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai yang berada di Pulau Morotai- Provinsi Maluku Utara. Hal itu menyusul pembelian lahan yang telah dilakukan antara The Pade Hotel & Resort Group dengan anak usaha PT Jababeka Tbk, yakni Jababeka Morotai selaku pengelola dan pengembang KEK Morotai.
Sekedar informasi, The Pade Hotel & Resort Group merupakan salah satu grup hotel terkemuka yang beroperasi di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Saat ini The Pade Hotel & Resort Group punya dua area pengembangan, yaitu di Banda Aceh yang merupakan Boutique Hotel di mana menawarkan kemudahan tinggal untuk berlibur maupun berbisnis dengan fasilitas lengkap.
Mulai dari ruang meeting, konferensi, gym, spa, kolam renang standar internasional, dan restoran dengan menu makanan bervariasi – baik lokal maupun internasional.
Lokasi kedua ialah The Pade Resort yang berada di Kota Sabang, tepat di pinggir pantai Laut Andaman yang indah dan dikelilingi spot-spot menarik bagi rs. Resort ini juga terkenal dengan fasilitas yang lengkap, khususnya untuk kebutuhan diving. Mulai dari fasilitas kapal, peralatan selamnya, sampai guide yang berpengalaman.
Rencana pembangunan hotel ini akan berada di area Tanjung Dehegila - KEK Morotai. The Pade Hotel & Resort Group akan membangun resort dan hotel berbintang dengan skala internasional.
Lebih jauh, pengembangan the Pade Hotel di KEK Morotai akan mengarah pada perpaduan antara dua pengembangan hotel dan resort sebelumnya yang berada di NAD, yaitu untuk bisnis dan leisure, khususnya diving dan surfing.
Kemudian, pihak The Pade Hotel & Resort Group akan membuat fasilitas yang lengkap nan memanjakan wisatawan. Mulai dari fasilitas MICE yang lengkap, seperti ruang meeting dan alat-alat penunjang untuk menyelenggarakan event, fasilitas diving yang lengkap, dan spot-spot diving yang menarik untuk dikunjungi, seperti batu karang, kapal maupun kendaraan peninggalan Perang Dunia II serta keindahan alam di pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Morotai.
Menurut Basuri Tjahaja Purnama selaku Direktur Utama PT Jababeka Morotai, dengan bergabungnya The Pade Hotel & Resort Group ke KEK Morotai di Pulau Morotai, maka akan mengakselerasi perkembangan Pulau Morotai bersama dengan investor yang sudah bergabung, yaitu RCI Group dari Taiwan – yang akan membangun hotel and resort, theme park & perumahan dengan konsep kastil serta pusat perbelanjaan dan gedung komersial.
"Adapun saat ini sudah terbangun dua resort di area Tanjung Dehegila untuk memenuhi kebutuhan liburan para wisatawan, yaitu D’Aloha Resort & Marahai Resort," terang Basuri ditulis Rabu (16/3/2022).
Baca Juga: Ribuan ASN Dikerahkan Untuk Bersih-bersih Sampah di KEK Mandalika
Sementara menurut Surya Adiwijaya Soepono selaku Founder & Chairman The Pade Group, alasan The Pade Hotel & Resort Group tertarik mengekspansi bisnisnya ke KEK Morotai, karena hadirnya dukungan pemerintah pusat maupun daerah yang terletak pada statusnya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.
Hal itu ditunjukkan dengan kemudahan perizinan melalui fasilitas One Stop Service dan berbagai insentif seperti tax holiday atau tax allowance (pengurangan pajak penghasilan badan) hingga 20 tahun, gratis Pajak Pertambahan Nilai (PPN), gratis bea masuk, dan manfaat non-fiskal lainnya.
Selain itu tambahnya, juga untuk mewujudkan visi misi The Pade yang terpanggil untuk ikut memajukan potensi pariwisata lokal di daerah-daerah yang belum digali secara optimal, sekaligus juga membantu meningkatkan kompetensi putra-putri daerah dimana properti beroperasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Media Vietnam Nyinyir Jelang Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Penuh Naturalisasi
-
Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya
-
Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol
-
5 Fakta Viral Bocah Palembang Mengaku Dipukul Oknum Polisi saat Main Layang
-
5 Parfum Lokal Wangi Bunga Sedap Malam, Aromanya Elegan dan Tahan Lama
-
Teknologi bagi Siswa: Membantu Belajar atau Membuat Malas?
-
Drama Hak Angket DPRD Gowa Berujung Polisi, 45 Anggota Dewan Siap Ambil Langkah Ini
-
Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Gantikan Nanik, Sudaryono Didesak Bersih-bersih Internal Karena Ada Dugaan Pegawai BGN 'Main' Dapur
-
Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona