Suara.com - Menjadi dokter spesialis merupakan profesi yang prestisius. Selain dianggap mulia, gaji dokter spesialis juga jauh lebih tinggi dibandingkan dokter umum, baik yang berstatus sebagai pegawai negeri atau pegawai swasta. Sama seperti profesi lain, gaji dokter umum paling rendah adalah sesuai upah minimum kabupaten/ kota.
Kemudian, dokter akan memperoleh upah tambahan sesuai dengan jumlah tindakan jika berstatus sebagai dokter swasta. Jika dokter tersebut berstatus sebagai PNS maka besaran gaji ditentukan oleh golongan PNS tersebut.
Melansir dari Hukum Online, mengacu pada Tarif Jasa Medik Dokter yang diterbitkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) besaran gaji dokter spesialis mengacu pada hal-hal berikut ini.
1. Penghasilan jasa tetap (basic salary), yang merupakan penghasilan dasar setiap dokter yang besarannya bersifat tetap dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan bersama antara dokter dan rumah sakit, meliputi gaji pokok, tunjangan fungsional, tunjangan keluarga, tunjangan natura, dan lain-lain. Acuan basic salary yang ideal bagi dokter spesialis adalah Rp22.5 juta - Rp42.5 juta per bulan.
2. Penghasilan jasa profesi (fee for service),besarannya tergantung dari kinerja/produktivitas dokter alias tambahan penghasilan positif terhadap basic salary, yang diperhitungkan dari hasil kinerja, performa atau produktifitas dokter yang telah melebihi nilai nominal basic salary tersebut.
Perlu dicatat bahwa sebenarnya berdasarkan Pokja Harmonisasi Acuan Tarif Jasa Medis, setelah melalui pertemuan diskusi berkelanjutan yang komprehensif, diyakini bahwa cara pembayaran-penghasilan profesi yang paling ideal adalah sistem remunerasi. Namun, untuk menyusun sistem remunerasi tersebut memerlukan referensi dan penelaahan akademis yang lebih sempurna serta dibutuhkan waktu yang cukup panjang.
Kendati demikian, gaji dokter spesialis ini juga ditentukan oleh tempat kerja dokter-dokter tersebut. Dokter di kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya akan lebih mungkin menerima penghasilan lebih besar. Sementara dokter yang tinggal di kota kecil dengan penghasilan masyarakat lebih rendah juga akan memperoleh upah lebih rendah. Apalagi jika dokter spesialis tersebut melayani pasien BPJS Kesehatan.
Demikian informasi mengenai besaran gaji dokter spesialis. Terlepas dari besaran gajinya, menjadi dokter juga harus didasarkan atas niat mulia untuk menolong sesama.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 5 Hal yang Harus Dihindari saat Menerima Gaji Pertama
Berita Terkait
-
Pemkot Medan Diminta Terapkan Transaparansi Pembayaran Gaji Guru Honorer dari Dana BOS
-
Bukan Hanya Soal Gaji, Ini 6 Alasan Karyawan Mau Bertahan di Perusahaan
-
Bocoran Gaji Pekerja di Cikarang dan SCBD Jadi Trending Topic di Twitter, Netizen: Pejuang Rupiah vs Orang Banyak Gaya
-
Dokter Spesialis Bedah Universitas Airlangga Meninggal Terpapar Covid-19
-
Wajib Tahu! Ini 5 Hal yang Harus Dihindari saat Menerima Gaji Pertama
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
-
BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026
-
BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati