Suara.com - Gelaran MotoGP Mandalika 2022 di Indonesia nyatanya tidak hanya memberi efek pada wisata dan investasi di lokasi itu saja melainkan juga turut menarik harga properti di daerah itu menjadi lebih mahal berlipat-lipat. Bahkan, kenaikan harga properti tidak hanya terjadi di Mandalika, tapi juga wilayah di sekitarnya.
Terlebih untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah yang memang menarik perhatian investor. Investor berlomba-lomba mengeruk hak tanah di sekitar lokasi tersebut, berkat dukungan investasi dari pemerintah.
Pada 2021 lalu, harga anah di kawasan Kuta Mandalika diperkirakan 'hanya' Rp 100 juta hingga Rp 1 Miliar per are/ 100 meter persegi.
“Harga lahan di Kuta ini fluktuatif tapi cenderung stabil. Bisa mencapai angka Rp 1 miliar per are,” kata Iskandar kepada wartawan pada akhir 2021 silam.
Harga tersebut memang bukan patokan dan berpotensi bisa lebih mahal. Sementara harga tanah di daerah perbukitan juga mulai naik tergantung kondisinya.
“Kalau tanahnya di puncak bukit datar dan pemandangannya bagus ya pasti mahal. Bisa mencapai harga Rp 150 juta per are,” sambung dia.
Secara terpisah, Head of Research & Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus memprediksi, Mandalika akan semakin menarik perhaian pada pengembang.
Pasca penyelenggaraan MotoGP 2022, ia memperkirakan, harga properti di area sekitar meningkat sepuluh kali lipat bahkan lebih untuk harga per meter persegi. Untuk harga tanah yang berdekatan dengan Zona Ekonomi Khusus (KEK) diperkirakan harganya mencapai Rp 250 juta hingga Rp 500 juta per 100 meter persegi.
Baca Juga: Anies Minta Kegiatan Seperti Moto GP Mandalika Didukung, Singgung Formula E?
Berita Terkait
-
Pawang Hujan Mandalika Dicap Memalukan, Oh Ternyata Begini Cara Mbak Rara Mengendalikan Cuaca, Pantesan...
-
Netizen Gemes PKS Selalu Berisik Nyinyir, Sekarang Pawang Hujan, Kemarin Logo MUI dan Wayang: Apa Urusannya dengan PKS?
-
Driver Ojol Menang Nonton MotoGP dan Liburan Gratis, Mendadak Ketar-ketir Hal ini, Warganet: Ingat Kata Pegawai SPBU
-
MotoGP Mandalika 2022 Sukses Digelar, Ini Sejumlah Dukungan Enesis Group
-
Deddy Corbuzier Disebut Julid ke Rara Pawang Hujan, Langsung Diserang: Hargai Saja Keyakinan Orang!
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang