- Driver Gojek Batam, Asep Kurniawan, meninggal saat bekerja pada Senin (16/2/2026), diduga karena riwayat penyakit jantung.
- Tim Gojek segera mendatangi keluarga korban dan memberikan pendampingan awal saat pemeriksaan oleh Polresta Barelang.
- Gojek menyalurkan santunan kedukaan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keluarga mitra yang ditinggalkan.
Suara.com - Gojek merespon adanya driver ojek online (ojol) di Batam yang meninggal dunia. Driver tersebut bernama Asep Kurniawan yang ditemukan meninggal dunia saat tengah menjalankan pekerjaannya pada Senin (16/2/2026).
Gojek langsung bergerak cepat dengan mendatangi keluarga almarhum. Tim Satgas Gojek Batam disebut segera menuju lokasi setelah menerima informasi di lapangan, sekaligus memberikan pendampingan saat petugas dari Polresta Barelang melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk pemeriksaan medis lanjutan.
Dugaan awal mengarah pada kondisi kesehatan korban. Pihak keluarga mengungkapkan bahwa Asep memiliki riwayat penyakit jantung dan tengah menjalani pengobatan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap mitra, Gojek menyalurkan santunan kedukaan kepada keluarga almarhum di Batam.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari dukungan perusahaan kepada keluarga mitra yang tengah menghadapi masa sulit.
"Gojek dan Yayasan Gojek Merah Putih telah menyalurkan santunan kedukaan yang merupakan bentuk kepedulian kami terhadap mitra-mitra kami. Kami berharap santunan dan pendampingan ini dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan," ujar Head of Corporate Affairs Region Gojek, Mulawarman seperti dikutip Kamis (19/2/2026).
Gojek menegaskan komitmennya dalam memprioritaskan keamanan dan keselamatan berkendara bagi mitra, konsumen, dan masyarakat.
Perusahaan juga menjalankan berbagai program perlindungan seperti asuransi, fitur keamanan dalam aplikasi, tim Satuan Petugas Keamanan yang siaga 24 jam, serta edukasi keselamatan kerja dan operasional bagi para mitra.
Baca Juga: BPJS Gratis untuk Driver Ojol, Program Apresiasi Gojek Bikin Kerja Lebih Tenang
Sementaran, Gustaneli, istri almarhum Asep, menyampaikan bahwa Almarhum punya riwayat penyakit jantung (pembengkakan), sudah selama 6 bulan tetap perlu pemulihan dan istirahat.
"Dalam sehari Asep cuma bekerja maksimal 4 jam untuk terus menjaga kondisinya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini
-
Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda
-
PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI
-
Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI
-
Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance
-
IHSG Terbang ke Level 6.206, Ini Daftar Saham yang Cuan
-
Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen
-
Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun
-
Belajar dari Sejarah! Anggota DPR Misbakhun Klaim Rupiah Lemah Saat Ini Beda dari Krisis 1998
-
BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya