Suara.com - Nama Puan Maharani kerap jadi perbincangan hangat warganet. Bukan lantaran bisnis dan kekayaan Puan Maharani. Melainkan karena sang ibu, Megawati Soekarnoputri baru saja membuat pernyataan viral soal kelangkaan minyak goreng.
Ketua DPR RI yang juga anak dari Megawati Soekarnoputri itu ikut jadi 'gunjingan' netizen gegara ucapan sang ibunda soal antrean minyak goreng. Instagram-nya riuh dibanjiri komentar "rebus" dan "kukus".
Diketahui, Puan Maharani ini sosok yang mudah dikenali oleh masyarakat. Pasalnya, ia juga menjabat Ketua DPR. Selain itu, gambarnya juga terpampang jelas di baliho besar pada berbagai wilayah di Indonesia dengan tagline berbunyi 'Kepak Sayap Kebhinekaan'.
Diketahui juga, perempuan yang lekat dengan PDI-P ini memiliki nama panjang Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi. Ia terlahir dari keluarga politikus. Ia merupakan cucu dari Presiden RI pertama, Ir Seokarno. Ayah Puan merupakan Ketua MPR dan Ibunya juga seroang mantan Presiden RI.
Sebagai keturunan Soekarno, Puan Maharani sering digadang-gadang bakal jadi penerusnya untuk jadi presiden tahun 2024. Sejak muda, Puan memang sudah terjun ke dunia politik ikut sejak ibunya yakni Megawati Soekarnoputri.
Lantas, apa saja bisnis dan kekayaan Puan Maharani? Terakhir kali Puan melaporkan jumlah harta kekayaan miliknya yang dikutip dari LHKPN pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp382,41 miliar tepatnya Rp382.409.147.741. Jumlah kekayaan tersebut dikatakan mengalami kenaikan yang cukup pesat dibanding tahun sebelumnya.
Mengutip LHKPN, pada 2014, saat Puan baru menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, jumlah kekayaannya sebesar Rp162,56 miliar. Lalu tahun 2017, hartanya naik pesat mencapai Rp302,77 miliar.
Harta kekayaan Puan yang memiliki nilai cukup dominan yakni dari kepemilikan tanah serta bangunan yang mencapai Rp149,34 miliar. Aset propertinya tersebut tersebar di beberapa daerah di Indonesia.
Selain itu, Puan juga berbisnis sebagai juragan tanah. Tercatat ia mempunyai 75 bidang tanah serta bangunan. Tanah Puan Maharani banyak yang tersebar di wilayah Pulau Bali yakni di Kota Denpasar, Gianyar, Kabupaten Badung, Bangli, Tabanan, dan Klungkung. Selain Bali, Puan juga memiliki tanah di kawasan Jabodetabek, yakni di Jakpus (Jakarta Pusat), Jaksel (Jakarta Selatan), Depok dan Bogor.
Baca Juga: Top 30 Ranking Brand Reputasi Member Girl Group Bulan Maret 2022, Taeyeon Mendominasi!
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Viral Netizen Bandingkan Pawang Hujan Rara Istiani dan Puan Maharani: Lah Kok Mirip
-
IPU-144, Puan Maharani Tekankan Pentingnya Kerja Sama Global untuk Partisipasi Aktif Perempuan
-
Deretan Potret Pejabat Pamer Keseruan Nonton Langsung MotoGP di Sirkuit Mandalika
-
Top 30 Ranking Brand Reputasi Member Girl Group Bulan Maret 2022, Taeyeon Mendominasi!
-
Viral Wajah Pawang Hujan Rara Disamakan Publik dengan Puan Maharani, Netizen: Kaya Pinang Dibelah Dua
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK